Yardin, Driver Ojol Ikut Maju Pilkada Di Tangsel

Tangsel, terasbanten Awalnya dikenal sebagai salah satu aktivis korwil KPPDO ( Komite Persiapan Pembentukan Daerah Otonom) Cipasera yang akhirnya terbentuk Kota Tangerang Selatan di tahun 2006 lalu.

Perjalanan waktu membuatnya prihatin dengan diorama politik yang ada di Tangsel, Cita citanya menjadikan kota dan masyarakat yang mandiri di tanah kelahiran sendiri malah berujung ketidakadilan sejak berjalannya pemerintahan selama 2 (dua) periode.

Teriinspirasi dari Sadiq Khan anak seorang sopir bus yang akhirnya menang dalam konstelasi pilkada Kota London seolah memicu adrenalinnya untuk bertarung dalam perebutan kursi Tangerang Selatan 1 ( satu).

” Benar saya melihat system yang diterapkan pemerintahan saat ini bukan lagi berdasar intelektualitas sumber daya manusia yang ada tetapi berdasarkan like and dislike dan ini berbahaya bagi hajat hidup orang tangsel, CMorenya tidak sampai ke warga tangsel! ucap Yardin kepada wartawan, Kemarin siang (10/10/2019) saat ditanyakan tujuan ikut pilkada.

Menurut Yardin, SDM tangsel itu lebih unggul kenapa kesempatannya tidak pernah bisa menduduki jabatan strategis dalam pemerintahan, apakah karena bukan keturunan ini dan itu akhirnya tetap terbawah

” Ada ribuan tenaga kerja honorer asal tangsel bahkan hampir melewati ambang batas usia menjadi ASN malah tidak juga diutamakan justeru selalu ditikung dari belakang, sistem pemerintahan ini sudah tidak memaknai berdirinya Tangsel”. jelas Yardin kini didaulat sebagai ketua umum Spion (Serikat pekerja pengemudi online seluruh indonesia)

Foto : Istimewa

Biarlah saya tanggalkan pengalaman saya sebagai pejuang cipasera dan sejarah baru mencatat, Yardin melalui profesi ojol ini ikut maju pilkada Tangsel untuk memperbaiki perekonomian warga asli tangsel” imbuhnya dan siap mengikuti penjaringan yang dilakukan oleh semua partai politik di Tangerang Selatan.

Kota ini sudah kronis dan sederet indikator menunjukan ancaman seperti korupsi, ketidakadilan, dan paradoks pelayanan publik seperti monster bagi warga miskin tangsel”. pungkas Yardin.

Terpisah anggota DPRD dan politisi partai Golkar H.Moch Ramlie MA, SE, MM menjelaskan bila setiap warga negara memiliki hak politiknya dan memiliki kesempatan untuk berpolitik.

” Sah sah saja bagi warga tangsel ikut ramaikan piikada, apalagi pernah berjuang mewujudkan terbentuknya Kota Tangerang Selatan dan itu sebuah manifesto sejarah yang tidak akan pernah dilupakan” ucap Haji Abi biasa di sapa.

” Asalkan visi misinya bagi warga Tangsel justeru itu terbaik menurut saya” tutup Haji Abi yang juga tengah menyiapkan diri untuk maju sebagai Walikota dalam pilwali tangsel 2020.*Dz

10 Total View 1 Today View

Redaksi TerasBanten

INFORMASI BERIMBANG DAN AKURAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *