Ingin Kehidupan Layak, 25 Warga Kota Serang Transmigrasi ke Sulawesi Tenggara

TerasBanten, KOTA SERANG – Sebanyak 25 (Dua puluh lima) orang warga asal Kota Serang, dijadwalkan akan melakukan transmigrasi ke Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara pada 30 oktober 2019. Hal itu dilakukan lantaran masyarakat Kota Serang ingin berkehidupan layak.

Salah seorang transmigran Umar Aliyah mengatakan, alasan dirinya harus meninggalkan Kota Serang lantaran memiliki keinginan merubah kehidupan agar lebih baik dari sebelumnya.

“Mudah-mudahan di sana rezeki Kami lebih baik. Pekerjaan saya di kota Serang ini memang serabutan, seperti dagang asongan di bus, dari pendapatan pun tidak menentu. Selain itu ada niat juga ke sana, ya mudah-mudahan ada rezekinya,” ungkapnya saat ditemui usai pelepasan oleh Pemerintah Kota Serang, di Alun-alun Barat Kota Serang, Senin (28/10/2019).

Umar mengungkapkan, ia dan transmigran yang lain di Sulawesi Tenggara akan bekerja menjadi petani, disana dirinya diberi fasilitas satu unit rumah, dan lahan seluas 1,5 hektare untuk tiga bidang usaha, yakni bertani lada, coklat, dan jambu mede.

“Saat ini kami yang akan berangkat Ada 5 kepala keluarga, dengan jumlah 25 orang. Untuk keluarga saya ada 7 orang, yakni satu istri dan 5 anak. Saya di kota Serang tinggal di seputaran terminal pakupatan. Harapan kami, ini akan menjadi kehidupan yang terbaik kedepannya,” ungkapnya.

Kabid Transmigrasi Leni Nuraeni menuturkan, program transmigrasi ini bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Tentunya dirinya berharap, program ini dapat berjalan dengan lancar. “Para transmigran sendiri tentunya sudah diberikan pelatihan di bidang pertanian oleh pemerintah pusat, termasuk pemberangkatan pun menggunakan dana dari pusat,” katanya.

Lanjut dia, dalam hal ini tugas Disnakertarans Kota Serang yakni hanya memberikan pembinaan. Leni menyebutkan, dari tahun 2010 sampai dengan saat ini, warga Kota Serang yang melakukan transmigrasi sudah sebanyak 115 kepala keluarga, mereka tersebar di beberapa daerah, diantaranya Kalimantan, Aceh, kemudian Sulawesi.

“Harapannya sih dalam tugas saya membantu Pak Walikota, dalam rangka mengurangi kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat. Mohon doanya semoga lancar,” ucapnya.

Sementara Walikota Serang Syafrudin mengatakan, dalam transmigrasi ini warga Kota Serang akan dijamin oleh pemerintah dengan disediakan lahan untuk mereka garap, dan dalam kebutuhan sehari-hari pun masih ditanggung oleh pemerintah.

“Pemerintah Kota Serang sendiri tetap akan melakukan pengawasan bagi mereka yang melakukan transmigrasi sampai mereka mendapatkan kehidupan yang layak,” katanya.

Syafrudin mengungkapkan, bentuk pengawasan nanti akan dilakukan oleh pihak Disnakertrans Kota Serang, bahkan saat ini pun masih mendampingi para untuk pemberangkatan. Lanjut dia, program transmigrasi ini tidak hanya dilakukan di kota Serang, akan tetapi di daerah-daerah maju pun ada yang melakukan transmigrasi. Karena hal ini merupakan program dari pemerintah untuk mensejahterakan warganya.

7 Total View 1 Today View

Redaksi TerasBanten

INFORMASI BERIMBANG DAN AKURAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *