Dindik Tangsel Dipertanyakan, Kejujuran Kok! Hadiahnya Pemecatan

Tangsel, TB – Ruby falahadi aktifis dan pemerhati pendidikan kota tanggerang selatan angkat bicara tentang pendidikan dan kejujuran.

Menurutnya, Modal utama pendidikan dan dasar utama pengajar selain disiplin ilmu yang di miliki adalah etika kejujuran.

” Saya mendengar akhir akhir ini ada seorang guru honorer yang mengajar di SDN Pondok Pucung 02, Pondok Aren, Kota Tangsel. Guru Rumini mendapatkan diskriminasi karena membongkar kasus praktek pungli di sekolahnya.

” Seharus guru rumini mendapatkan penghargaan dan di jadikan icon guru yang patut di contoh sebagai guru yang berbudi luhur, Berani ungkap praktek pungli di tempat dirinya mengajar”. Jelas Ruby

Ada seorang guru mengungkap praktek pungli di sekolahnya, Jika merujuk kepada motto tangsel salah satunya cerdas seharusnya walikota Airin memanggil kadisdik tangsel dan memberikan teguran berupa mutasi atau penggantian disebabkan telah gagal memberikan pendidikan yang baik dan memberikan contoh manajemen berbasis sekolah yang transparan dan keterbukaan.

Ruby mengungkapkan apabila ini tidak mampu untuk di selesaikan di internal pejabat tangsel oleh walikota tanggerang selatan.

” Saya akan membuat surat tembusan kepada kementrian pendidikan dan kebudayaan serta dispektorat pendidikan dan akan mengirimi surat kepada DPR RI (komisi x) , Serta membawa kasus diskriminasi ibu rumini ke isu nasional.

” Pendidikan itu bagaikan emas,  Kejujuran itu bagaikan berlian, dan lupa ada semboyan yang kita ingat bersama Tut Wuri Handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan) secara baik dan benar serta jujur. Puskasnya kepada awak media

22 Total View 1 Today View

TerasBanten

INFORMASI AKURAT DAN BERIMBANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *