Di HUT Tangsel ke 11 Disdikbud Tangsel Launching Si Dagar

SERPONG, Tangsel – Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan ( Disdikbud ) Kota Tangerang Selatan terus membuktikan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di berbagai bidang, Salah satunya adalah melalui budaya bersama dengan itu Dikbud Tangsel membuka sanggar budaya untuk umum. Sebagai fasilitas informasi mengenai berbagai macam budaya di Indonesia terutama Tangsel itu sendiri yang di beri nama Sistem Informasi Pendataan Sanggar (Sidagar).

Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany Saat Membuka Sidagar di Rumah Makan Remaja Kuring Serpong Kamis 28/11/19 menjelaskan program kebudayaan harus jelas dan memiliki dampak terhadap pembangunan daerah. Sehingga dirinya berharap jika, nantinya, budaya juga berperan dalam penataan kota.

Selama ini, Airin juga terus memberikan arahan kepada seluruh kepala jajaran OPD agar bisa meningkatkan sistem pelayannya. Salah satu imbauan yang dia lakukan adalah, pelayanan yang sesuai dengan kearifan budaya lokal. Dengan begitu, informasi budaya dan pelayanan bisa sama berkembang, karena dilakukan secara bersamaa.

Berkembanganya teknologi, membuat PR pemerintah semakin banyak. Karena itu, dibarengi dengan sosialisasi kebudayaan, Airin meminta kepada seluruh stafnya untuk mulai melakukan pengembangan kinerja. ”Jika kemarin saya terus menerus bicara 4.0 maka sekarang saya akan bicara 5.0,” ujarnya

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono menjelaskan bahwa Sidagar ini akan membantu masyarakat untuk mengetahui berbagai macam mengenai sanggar budaya yang ada di Kota Tangsel, “Nilai budaya menjadi unsur yang penting dalam proses pembangunan manusia, khususnya generasi penerus bangsa, menuju sumber daya manusia unggul,” terangnya.

 

“Keberadaan sanggar budaya merupakan ujung tombak dalam upaya mengembangan dan pelestarian seni dan budaya Tangsel. Ada banyak sanggar seni dan budaya di tangsel, namun belum terdata dengan baik. Nah melalui “SIDAGAR”, sanggar – sanggar seni dan budaya dapat registrasi, bagi Disdikbud penting dalam menentukan program dan kegiatan selanjutnya,” jelasnya.

Tidak hanya itu Sidagar ini juga memiliki fungsi sebagai fasilitas untuk pendaftaran pemilik Sanggar. ”Jadi, nanti pendaftaran sanggar bukan hanya dilakukan oleh pemilik sanggar. Tentu ini akan mempermudah akses mereka,” tambahnya.

Taryono berharap dengan adanya Sidagar masyarakat dapat termotivasi untuk lebih mengetahui dan ikut dalam pengembangan budaya.

“Saya berharap ini akan memotivasi warga untuk lebih aktif dalam kegiatan budaya di Tanggel. Karena ada banyak kemudahan yang ditawarkan oleh pemerintah ,Salah satunya melalui Sidagar,” pungkasnya.  ( ADV )

3398 Total View 1 Today View

Redaksi TerasBanten

INFORMASI BERIMBANG DAN AKURAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *