20 Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Airin Ajak Warga Tangsel Tingkatkan Kewaspadaan

Tangsel, Terasbanten.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Gugus Tugas Kota kembali merilis Peta sebaran Covid -19, Kamis (31/3/2020) Pukul 15.00, Orang Dalam Pantauan ODP sebanyak 363 orang, Pasien Dalam Pantauan (PDP) ada 150 orang, Positif 40 orang, Meninggal Dunia 20 orang dan pasien telah dinyatakan sembuh sebanyak 6 orang.

Peningkatan jumlah orang meninggal dunia sebanyak 20 orang akibat Covid-19, menurut Walikota Tangsel sekaligus Ketua Gugus Tugas, perlu adanya kolaborasi semua pihak untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Bahwa Apa yang kita lakukan dari hulu ke hilir yang penuh itu di hilir karena yang hulu itu lebih penting, karna itu adalah bakal kunci untuk kita memutus mata rantai tadi, maka kami telah melakukan rapat bersama dan kita berkolaborasi untuk bisa memutus mata rantai ini,” terangnya.

Lanjut Airin angka 20 orang yang telah meninggal dunia harus ada perbedaan antara meninggal akibat PDP atau meninggal dunia karena positif Covid-19, agar tidak membuat panik dan resah di kalangan masyarakat.

“Pada intinya harus dibedakan¬† sudah ada kesepakatan bahwa PDP walau belum positif kita publish. PDP bisa jadi Covid atau yang lainnya Tadi yang positif covid. Ada 7 ada 1 yang meninggal karna Covid . Yang ke 13 itu meninggal karena PDP namun belum pasti positifnya atau negatifnya bisa jadi belum terswab,” terang Airin di Posko Gugus Tugas Tangsel, Jalan Raya Buaran, Serpong Kamis (02/04/2020).

Airin menghimbau agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan tetap melakukan protokoler kesehatan serta menjaga jarak.

“Masyarakat terus melakukan peningkatan kewaspadaan bagaimana kita mengajak social distancing atau jaga jarak. Sekolah dari rumah, sebagian bekerja dari rumah dan ibadahpun begitu. Jangan kemana mana dulu, bila tidak perlu jangan keluar rumah, olah raga dirumah masing-masing dan kita dorong agar kita jangan mengurusi soal yang hilir tapi yang hulu tetap bertambah terus karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk jaga jarak dan lainnya,” jelasnya.

Sementara terkait meningkatnya angka sebaran Covid-19 penutupan akses jalan di wilayah Tangsel dan perbatasan belum akan dilakukan karena harus berkoordinasi dengan pimpinan daerah berbatasan wilayah.

“Jika tutup jalan harus kordinasi dengan wilayah yang menjadi perbatasan dengan Tangsel karena pergerakan warga kita yg luar biasa. Masyarakat jangan stres atau panik, salah satu yang menyebabkan imunitas kita turun adalah karena kita membaca hal-hal negatif , nah Wartawan, selain berita kebenaran juga harus yang menyejukkan masyarakat,” pungkasnya. / hen.

13 Total View 1 Today View

Redaksi TerasBanten

INFORMASI BERIMBANG DAN AKURAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *