Pandemi Corona, Stok Pangan di Tangsel Pada Bulan Ramadhan Terbilang Aman

Tangsel, Terasbanten.id – Dalam memasuki bulan suci Ramadhan stok pangan di Kota Tangerang Selatan ( Tangsel ) terbilang aman dan stabil, hal ini dijelaskan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Maya Mardiana.

“Kita lihat dilapangan, kita cek setiap hari, dan bisa di lihat juga di tagar Tangsel. Untuk sembako, bahan pokok dan lainnya masih relatif aman,” tandasnya. Di Gedung Balaikota Tangsel, Jalan Maruga, Serua, Ciputat, Senin (06/04/2020).

Dia menambahkan jikapun ada kenaikan harga hanya beberapa bahan pokok saja. “Kalaupun ada kenaikan kemungkinan di bahan pokok gula pasir karena ketersediaan dari distributor yang terbatas. Informasi terakhir sudah turun lagi dan insha Allah akan terkoreksi lagi harganya,” jelasnya.

Untuk menjaga dan menstabilkan harga pasar pihak Disperindag Tangsel juga akan melakukan operasi pasar. “Operasi pasar dengan bulog juga akan dilakukan. Di minggu kedua pada bulan April akan ada 2 ton beras Insha Allah semua akan cukup,” paparnya.

Ia berharap dengan adanya operasi pasar akan dapat menstabilkan harga pasar dan dapat melakukan sosialisasi terkait Covid-19.

“Kami juga akan melakukan himbauan pada saat operasi pasar, Adanya sosial distancing, psycal distancing, WFH, Kita mengimbau kepala pasar untuk terus menerus mengedukasi baik pedagang ataupun pembeli untuk jaga jarak, pake masker,” terang Maya.

Maya menambahkan kecenderungan orang belanja akan menurun sekitar 50 persen. Menurutnya otomatis barang di pasar akan tersedia, Karena dari distributor sebelum adanya Covid-19, mereka sudah menyediakan bahan pokok untuk puasa dan lebaran.

“Ketersediaan termasuk toko modern tersedia. Jadi insha Allah sampai lebaran, jika orang belanja normal akan tercukupi. Jadi tinggal dijaga dan edukasi ke masyarakat untuk berbelanja sesuai dengan kebutuhan,” terangnya.

Cadangan beras dan kebutuhan lainnya harus dengan ketahanan pangan harus menghitung cadangan pangan ke Tangsel. “Untuk LPG kuotanya 17 ribu sekian tabung nah fakultatif biasanya di bulan Ramadhan akan ditambahkan sekian persen. Tapi informasi dari migas sendiri untuk pemanfaatan gas menurun, mungkin karena WFH itu tadi. Karena direstoran berkurang,” pungkasnya. / hen.

9 Total View 9 Today View

Redaksi TerasBanten

INFORMASI BERIMBANG DAN AKURAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *