Tidak Hanya Menindak Pelanggar PSBB, Polisi Juga Berikan Bantuan Kepada Profesi Berdampak

Tangsel, Terasbanten.id – Polisi yang bertugas di Pos Chek Point Rawa Buntu tidak hanya menindak para pengendara yang melanggar namun juga memberikan bantuan beras kepada Profesi berdampak dikawasan tersebut.

Ada sekitar 50an pengendara melanggar pada saat jam sibuk dan petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP melakukan pengarahan untuk turun dari kendaraan bagi pengendara roda dua yang memiliki identitas namun tidak satu domisili.

“Kita berikan teguran pada para pengendara yang roda 4 yang masih duduk di depan berdua, kami sarankan penumpangnya untuk pindah ke belakang sesuai ketentuan PSBB yang berlaku, sementara untuk para pengendara roda dua yang berboncengan dan memiliki identitas beda domisili maka kami turunkan dan kami sarankan untuk putar balik, dan hingga pukul 09.00 wib ada sekitar 50an pengendara yang melanggar,” terangnya.

Tidak hanya itu petugas dari Kepolisian Satuan Lalulintas Polres Tangsel juga memberikan bantuan berupa beras sebanyak 5 liter kepada 32 pekerja berdampak covid-19.

“Ada 32 paket beras memang kami berikan kepada pekerja berdampak seperti Ojek Online dan pengemudi angkot di kawasan Rawa Buntu, Serpong ini sebagai tanda simpatik kami dari kepolisian,” terang Iptu Suprayitno perwira pengendali Chek Point, Rawa Buntu, Serpong Tangsel, Senin
(20/04/2020).

Sementara ditempat yang sama Waluyo (43), salah satu supir angkot yang menerima bantuan beras dari petugas kepolisian yang bertugas di pos chek point Rawa Buntu Serpong, mengatakan dirinya sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan.

“Dalam situasi ini Kami diberikan beras kita berterimakasih, para supir angkot dan ojek sangat berterimakasih karena beras itu bahan kebutuhan pokok ada 5 liter beras yang di berikan . Kemarin kemarin juga bapak aparat memberikan nasi kotak  bantuan ada terus dari bapak aparat sangat membantu sekali kepada para supir angkot Ojol dan pengemudi taksi,” jelasnya.

Sejak pademi covid-19 supir angkot di kawasan Rawa Buntu, Serpong juga mengalami sepi penumpang terlebih sesuai ketentuan mengurangi 50% penumpang di bagian belakang.

“karena sewa juga berkurang. Sekarang kan Dibatasi penumpangnya, kami ikutin undang undang demi kesehatan bersama, penumpang saat ini maximal 5 penumpang duduk di belakang dengan jarak, di depan tidak diperbolehkan, Kita sadar diri untuk menjaga kesehatan kita juga,” pungkasnya. / hen.

2 Total View 2 Today View

TerasBanten

INFORMASI AKURAT DAN BERIMBANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *