Dinsos Tangsel : Bansos Sebagai Jaring Pengaman Sosial

Tangsel, Terasbanten.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan Melalui Dinas Sosial berikan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi covid-19. Ketahanan ekonomi keluarga mulai dirasakan  khususnya bagi keluarga rentan yang tidak memiliki sumber mata pencaharian atau pekerjaan tetap, yang tidak punya penghasilan atau gaji pokok tetap, yang tidak bekerja atau dirumahkan tidak digaji oleh perusahaan, kehidupan dan penghidupan sosial ekonominya terguncang. Warga yang dibantu dengan Bantuan Sosial (bansos) sebagai jaring pengaman sosial.

Hal ini dijelaskan  Kepala Dinas Sosial Wahyunoto Lukman saat di wawancara oleh terasbanten.id, Wahyu menambahkan pelaksanaan jaring pengaman sosial dlm penanganan wabah covid-19 khususnya selama PSBB di kota Tangsel sudah berjalan dalam bentuk bansos. Rabu (22/04/2020)

“Bentuk bansos diberikan kepada keluarga tidak mampu yang terdaftar dalam DTKS dan Juga kepada keluarga rentan yang memiliki resiko sosial, seperti lansia, penyandang disabilitas, keluarga rentan terdampak yang kesulitan atau tidak dapat  memenuhi kebutuhan dasar pangan selama wabah covid-19 dengan sumber bantuan dari, APBN Provinsi Banten, dan APBD Kota Tangsel,” terangnya.

Wahyu melanjutkan jumlah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sejumlah 36.162 KK mendapat bansos melaui program kemensos yaitu bansos sembako, PKH, bansos khusus Covid-19 berupa paket sembako.

“Sementara untuk Individu atau keluarga atau kelompok yang memiliki resiko sosial seperti penyandang disabilitas dalam komunitas seperti Pertuni, Himatra, daksa kreatif dan lansia terlantar yang ada dipanti panti asuhan, masing masing sudah mendapat bantuan baik berupa uang 1jt s.d. 1,25jt/org maupun bahan makanan pokok ada 260 jiwa,” paparnya.

Masih menurut Wahyu keluarga penerima bansos adalah keluarga rentan lainya yg terdampak covid-19 yang didata oleh kelurahan kecamatan atau OPD yang membidangi keluarga rentan.

“yang diusulkan untuk mendapat bansos, diverifikasi dan divalidasi oleh OPD terkait seperti Dinsos, Disdukcapil, dan Reviu Inspektorat sebelum ditetapkan sebagai penerima bansos, targetnya total 40.000 s.d 45.000KK diberikan bansos dlm bentuk uang non tunai rp600rb/kk/ PSBB,” pungkasnya. / hen.

4 Total View 4 Today View

TerasBanten

INFORMASI AKURAT DAN BERIMBANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *