TANGSEL

Tantang Panas dan Angin, Damkar Tangsel Kibarkan Merah Putih di Puncak Tugu Pamulang

TERASBANTEN.ID, PAMULANG – Terik matahari sore membakar kulit, angin berhembus kencang, dan tatapan warga tertuju pada satu titik: puncak Tugu Pamulang yang menjulang gagah pada Kamis (14/8), di tengah lalu-lalang kendaraan, sekelompok petugas pemadam kebakaran Kota Tangerang Selatan menjalankan misi tak biasa yaitu  mengibarkan Sang Saka Merah Putih di tempat yang hampir mustahil dijangkau.

Komandan Regu (Danru) Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel, Sigit, mengungkap awal mula misi ini.

“Pukul 14.51 WIB, kami menerima laporan dari Posko Damkar Pamulang Elang. Ada perintah langsung dari Wali Kota agar bendera Merah Putih berkibar di puncak Tugu Pamulang. Sekcam Pamulang segera meminta regu terdekat melaksanakan pemasangan,” ujar Sigit kepada media.  Jumat (15/8).

Namun, setibanya di lokasi, semangat para petugas langsung dihadang kenyataan. Tugu Pamulang tidak memiliki akses tangga atau jalur khusus menuju puncak. Peralatan di posko terdekat pun terbatas, membuat misi ini jauh dari kata mudah.

“Karena kendala itu, Posko Elang menghubungi tim rescue Pondok Aren. Setelah persiapan cepat, kami langsung menuju lokasi,” lanjutnya.

Sesampainya di kaki tugu, para petugas tak membuang waktu. Mereka memeriksa medan, memasang tali, mengaitkan peralatan keselamatan, lalu memulai pendakian. Tubuh tugu yang licin dan tegak lurus menjadi tantangan tersendiri, apalagi di bawah sengatan matahari dan terpaan angin yang tak bersahabat.

Sekitar 30 menit penuh konsentrasi dan adrenalin, siluet para petugas perlahan bergerak hingga mencapai puncak. Puluhan warga yang berkumpul menahan napas, menunggu momen puncak. Hingga akhirnya, Sang Saka Merah Putih terbentang, berkibar gagah di langit Pamulang. Tepuk tangan dan sorak sorai pecah.

“Ada rasa bangga luar biasa. Meski bukan misi pemadaman atau penyelamatan korban, semangat kami sama: mengabdi untuk kota dan negara,” tegas Sigit.

Kini, Merah Putih berkibar megah di puncak Tugu Pamulang — bukan sekadar kain, tapi simbol pengabdian, keberanian, dan cinta tanah air yang dibuktikan di ketinggian, dengan keringat, keberanian, dan tekad baja. /h3n

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button