PAMULANGTANGSEL

Perbaikan Jalan Villa Pamulang Hampir Rampung, Progres 98%

TERASBANTEN.ID, PAMULANG Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus mempercepat proyek peningkatan infrastruktur di Jalan Raya Villa Pamulang. Proyek perbaikan jalan yang dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) ini kini telah mencapai tahap akhir dengan progres sebesar 98 persen.

Pembangunan ini melibatkan perkerasan beton pada permukaan jalan serta perbaikan saluran drainase guna menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan aman bagi pengguna jalan.

Kepala Bidang Bina Marga DSDABMBK Kota Tangsel, Ahmad Fatullah, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kondisi jalan tetap optimal.

“Perbaikan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal, sehingga bisa melayani lalu lintas dengan baik. Kami telah menyelesaikan kedua ruas dan progres sudah 98 persen, doakan segera selesai,” kata Fatull saat ditemui di kantornya pada Selasa (1/10/2024).

Proyek yang dimulai sejak Agustus ini mencakup dua aspek penting, yakni peningkatan kualitas perkerasan jalan dan penataan sistem drainase yang lebih baik.

Pembaruan saluran drainase ini bertujuan untuk mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut, terutama saat musim hujan tiba. Banjir ini sering menghambat kelancaran lalu lintas dan mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Villa Pamulang.

Untuk meminimalisir gangguan lalu lintas, Pemkot Tangsel mengambil langkah strategis dengan melaksanakan sebagian besar pekerjaan pada malam hari. Langkah ini diambil untuk mengurangi dampak kemacetan yang bisa terjadi jika pengerjaan dilakukan di siang hari, ketika volume kendaraan lebih tinggi. Selain itu, sistem buka-tutup jalan diterapkan agar pengguna jalan masih bisa melintas meski proyek sedang berjalan.

“Kami memilih malam hari agar proses pengerjaan tidak terlalu mengganggu lalu lintas. Pekerjaannya dilakukan bertahap, setengah badan jalan dahulu, kemudian setelah kering dilanjutkan dengan setengah badan jalan lainnya,” jelasnya

Metode ini memungkinkan pengerjaan dilakukan dengan efisien tanpa harus menutup total akses jalan, yang berpotensi menyebabkan kemacetan parah. Ahmad juga menambahkan bahwa meskipun ada gangguan sementara, masyarakat telah memberikan dukungan positif terhadap proyek ini karena akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Dia menyatakan optimisme bahwa proyek ini dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, yaitu dalam jangka waktu lima bulan sejak dimulainya pengerjaan pada Agustus lalu. Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini dengan standar kualitas terbaik agar infrastruktur yang ada dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.

“Masyarakat telah lama mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan drainase yang buruk di wilayah ini. Dengan perbaikan yang hampir selesai, kami berharap jalan ini dapat digunakan dengan lebih nyaman dan aman. Kami pastikan pekerjaan ini selesai tepat waktu dengan kualitas yang terjamin,” tambahnya.

Proyek perbaikan jalan ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar yang selama ini menghadapi berbagai kendala akibat kondisi jalan yang rusak dan sering tergenang air. Salah satu warga Pamulang, Budi Santoso, mengungkapkan harapannya agar proyek ini dapat selesai secepat mungkin dan memberikan dampak positif bagi mobilitas warga.

“Kami sangat mendukung upaya pemerintah dalam memperbaiki jalan ini. Selama ini, kondisi jalan yang rusak dan sering banjir sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan perbaikan yang hampir selesai, semoga ke depannya tidak ada lagi kendala seperti itu,” ungkap salah satu warga Budi (34).

Pemkot Tangsel optimistis bahwa setelah proyek ini rampung, jalan Raya Villa Pamulang akan lebih layak untuk digunakan, baik oleh pengendara maupun pejalan kaki. Peningkatan infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

Dengan pencapaian progres sebesar 98 persen, pemerintah berharap bahwa dalam beberapa minggu ke depan, jalan tersebut dapat kembali digunakan sepenuhnya oleh masyarakat tanpa gangguan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button