TANGSEL

BKAD Tangsel Dorong Percepatan Realisasi Anggaran OPD Teknis

Hendra Jaya

TANGSEL, TERASBANTEN.ID — Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus mendorong percepatan realisasi anggaran di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), terutama perangkat daerah teknis yang memiliki kegiatan pembangunan dan pekerjaan konstruksi. Jumat  02/10/2026.

Pola realisasi anggaran pada OPD teknis konstruksi memang cenderung lebih rendah pada semester pertama. Namun, memasuki semester kedua, penyerapan biasanya mulai meningkat seiring berjalannya tahapan pekerjaan di lapangan.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangerang Selatan, Hadi Widodo mengatakan, kondisi tersebut merupakan pola yang terjadi hampir setiap tahun pada OPD yang memiliki kegiatan konstruksi dalam skala besar.

“Kalau dilihat komposisi OPD yang rendah realisasinya itu di OPD teknis konstruksi. Memang trennya begitu setiap tahun. Penyerapan di OPD-OPD besar biasanya rendah di semester pertama, tapi semester kedua mulai meningkat, terutama kuartal keempat,” kata Hadi, Senin (28/9/2026).

Menurut Hadi, karakteristik pekerjaan konstruksi membuat realisasi anggaran tidak selalu dapat dilakukan secara cepat pada awal tahun. Penyerapan meningkat setelah berbagai tahapan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan.

Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, lanjut Hadi, realisasi anggaran pada OPD teknis konstruksi dapat meningkat secara signifikan hingga mendekati 90 persen atau bahkan lebih menjelang akhir tahun.

“Biasanya di akhir tahun sudah mendekati 90 persen. Di akhir tahun bisa sampai 90 persen lebih di OPD-OPD teknis konstruksi,” ujarnya.

Meski demikian, Hadi menegaskan agar OPD dengan realisasi anggaran yang masih rendah tidak hanya mengandalkan peningkatan penyerapan pada akhir tahun. Percepatan perlu dilakukan sejak sekarang dengan mengidentifikasi kendala yang dapat menghambat pelaksanaan program dan kegiatan.

“Seluruh OPD ini, terutama OPD yang serapannya rendah, perlu diambil langkah-langkah percepatannya. Kalau ada hambatan atau kendala terkait dengan realisasi yang masih rendah, segera carikan solusinya,” tegasnya.

Hadi menjelaskan, setiap kendala yang ditemukan perlu segera dikoordinasikan agar tidak menghambat pelaksanaan program. Persoalan tersebut dapat berkaitan dengan aspek teknis, penganggaran maupun pelaksanaan program dan kegiatan.

Untuk itu, OPD dapat melakukan koordinasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), maupun BKAD.

“TAPD barangkali bisa memberikan solusi, memberikan jalan seperti apa. Kalau persoalannya terkait teknis, anggaran atau program kegiatan, bisa dikomunikasikan,” jelas Hadi.

Langkah percepatan tersebut diharapkan dapat menjaga pelaksanaan program pemerintah daerah tetap berjalan sesuai target sekaligus memastikan anggaran yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan./h3n.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button