Puluhan Pemuda Live di Sosmed Saat Tawuran Diamankan Petugas


Tangsel, Terasbanten.id – Polisi Resort (Polres) Kota Tangerang Selatan tangkap pelaku tawuran di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), hingga merengut korban jiwa, yaitu di kawasan Graha Raya Serpong, Ciputat dan Cisauk.
“Telah terjadi 3 kali tawuran yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia, yakni di graha raya serpong, ciputat dan cisauk,” terang Kapolres Tangsel Akbp Iman Setiawan di halaman Mapolres, jalan Promoter Serpong, Rabu
(29/04/2020).
belasan pelaku tawuran telah diamankan, tiga pelaku diantaranya adalah masih anak anak atau dibawah umur.
“Aktivitas menganggu syahdunya bulan ramadhan, kita ungkap kita tangkap lima belas (15) dewasa tiga anak-anak, sembilan (9) kita kembalikan ke orang tuanya namun proses penyelidikan tetap dilakukan,” ungkapnya.
Pelaku tawuran melakukan komunikasi group dan berjanjian untuk melakukan tawuran lalu melakukan siaran langsung melalui media sosial
“motif daripada tersangka, aktualisasi diri aktualisasi dari kelompok kelompoknya dengan memanfaatkan kelompok lain untuk tawuran. mereka komunikasi melalui grup, saat tawuran mereka live media sosial, hal ini menimbulkan dua korban meninggal dunia, mereka bukan gangster cuma kelompok remaja dalam satu komunitas ingin menunjukkan lebih jago dengan kelompok lain, mereka sering lakukan dengan cara live menggunakan instagram. Sebagai bentuk aktualisasi saja, mereka menamakan diri sebagai geng Warpol 21 dengan Warung Pak Bambang (PBB), dan hingga kini kita masih juga lakukan penyelidikan, untuk keseluruhan kelompok ini semua dari Tangsel,” paparnya.
Para pelaku berhasil ditangkap oleh jajaran polres Tangsel dengan sejumlah alat bukti,
“Tersangka kita amankan dalam waktu 24 jam, barang bukti ada parit, untuk lakukan penganiayaan atau perkelahian pada saat berlangsung. disisi lain, pada saat mereka akan melaksanakan sahur berkelompok membawa sarung yang diubah menjadi senjata (batu, kawat),” jelasnya.
Iman menghimbau untuk para orang tua agar lebih memperhatikan bila mana anaknya keluar tengah hari, diperhatikan benar-benar, ditakutkan sarung tersebut digunakan untuk hal hal yang tidak diinginkan. / hen.




