TANGSEL

Pemkot Tangsel Perpanjang PJJ, Siswa Diminta Waspada Abu Vulkanik

TERASBANTEN,ID, TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa TK, SD, dan SMP selama dua hari, yakni 8–9 September 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih ditemukan di sejumlah wilayah Tangsel.

Keputusan tersebut disampaikan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie seusai rapat koordinasi bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Senin (7/9/2026) malam.

“Jadi hasil rapat malam ini keputusannya adalah yang pertama bahwa pembelajaran jarak jauh untuk tingkat SMP, SD, dan jenjang di bawahnya yaitu TK akan kita perpanjang untuk dua hari ke depan,” ujar Benyamin.

Menurutnya, sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau lebih banyak mengarah ke wilayah barat dan barat daya. Kondisi tersebut membuat dampak langsung terhadap Tangerang Selatan relatif tidak signifikan.

Meski demikian, Pemkot Tangsel tetap memilih langkah antisipatif untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya para siswa. Abu vulkanik masih ditemukan menempel di sejumlah titik, seperti atap rumah, pepohonan, hingga ruas jalan.

Benyamin menegaskan, perpanjangan PJJ dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan di lapangan serta arahan Gubernur Banten Andra Soni.

“Tentu pembelajaran jarak jauh ini kita putuskan diberlakukan sampai dua hari ke depan karena menyesuaikan juga dengan kondisi lingkungan sekitar kita, dan sesuai juga dengan arahan Bapak Gubernur Banten (Andra Soni),” jelasnya.

Sementara itu, bagi sekolah swasta yang sebelumnya telah merencanakan pembelajaran tatap muka, Pemkot Tangsel menyerahkan keputusan kepada masing-masing yayasan atau pengelola sekolah.

Kebijakan tersebut tetap perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan keselamatan peserta didik.

Benyamin juga mengimbau seluruh siswa agar tetap mengenakan masker, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

“Yang paling penting adalah anak-anak kita tetap menggunakan masker, terutama ketika berada di luar ruangan,” imbaunya.

Dengan perpanjangan PJJ ini, Pemkot Tangsel berharap kegiatan belajar tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan siswa di tengah kondisi lingkungan yang masih terdampak abu vulkanik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button