NEWS

Tangsel Masuk 10 Besar Kota Terbaik Nasional!

Editor: Hendra Jaya

Walikota Tangsel Benyamin Davnie bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya berfoto bersama saat usai menerima penghargaan. Foto (Ist).

TERASBANTEN.ID, BALIKPAPAN – Kota Tangerang Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) 2024, Tangsel dinobatkan sebagai salah satu dari 10 besar kota dengan kinerja terbaik se-Indonesia. Sabtu 26 April 2025.

Penghargaan ini diumumkan dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX yang digelar di Balikpapan, Jumat (25/4/2025), mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”.

Pengakuan atas kinerja gemilang ini diperkuat dengan terbitnya Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.7-2019 Tahun 2025, yang menyatakan nilai evaluasi Tangsel sebesar 3,5480—masuk kategori tinggi.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyambut baik prestasi ini. “Hari ini kami bersyukur atas penilaian tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ini hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Semoga ke depan kinerja kita makin meningkat,” ujarnya.

Benyamin menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang komprehensif dan kolaboratif. “Ini jadi pemicu semangat bagi kami semua. Terima kasih untuk seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Tangsel mendapat pengakuan dari pusat,” tambahnya.

Tak hanya prestise, Tangsel juga berhak menerima dua bentuk penghargaan atas capaian ini. Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden RI, serta rekomendasi insentif daerah dari kementerian terkait.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya turut mengapresiasi para kepala daerah penerima penghargaan. “Selamat atas prestasi ini. Semoga tetap konsisten berinovasi dan terus memberi inspirasi,” tuturnya.

Bima juga menekankan pentingnya evaluasi bersama dalam pelaksanaan otonomi daerah selama 29 tahun terakhir. “Evaluasi tak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak. Harus ada sinergi semua pemangku kepentingan untuk memajukan daerah,” pungkasnya. (Red)/ H3n.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button