
TERASBANTEN.ID, TANGSEL – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meninjau langsung SD Negeri Babakan 1 untuk melihat hasil revitalisasi gedung sekolah yang telah dilakukan sebelumnya sekaligus memantau proses kegiatan belajar mengajar. Kamis 4/6/2026.
Dalam kunjungan tersebut, Pilar didampingi jajaran Dinas Pendidikan, pihak sekolah, serta dinas terkait untuk mengevaluasi kondisi bangunan dan fasilitas penunjang sekolah.
Menurut Pilar, secara umum kondisi bangunan sekolah cukup baik. Namun, masih terdapat beberapa catatan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait kebersihan lingkungan sekolah dan perawatan fasilitas bangunan.
“Hari ini saya melakukan kunjungan ke SD Negeri Babakan 1 untuk melihat bangunan gedung yang direvitalisasi tahun lalu. Saya juga melihat proses belajar mengajar dan berdiskusi dengan Kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah, serta dinas terkait mengenai kondisi bangunan sekolah,” ujar Pilar.
Ia menegaskan bahwa kebersihan dan higienitas lingkungan sekolah harus menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan kesehatan siswa maupun tenaga pendidik.
“Kebersihan dan higienitas harus dijaga karena ini menyangkut kesehatan anak-anak kita dan para pengajar. Saya melihat masih ada beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki, termasuk toilet sekolah yang masih mengalami kendala,” katanya.
Selain kebersihan, Pilar juga menyoroti sejumlah bagian bangunan yang memerlukan perbaikan ringan. Di antaranya terdapat lisplang dan plafon pada area luar gedung yang mengalami kerusakan akibat terpaan angin.
Meski demikian, ia memastikan kerusakan tersebut tidak berada di ruang kelas maupun bagian utama bangunan sekolah.
“Kerusakannya sifatnya minor dan bukan di dalam ruang kelas. Tetapi tetap harus segera diperbaiki agar tidak membahayakan siswa maupun guru saat kegiatan belajar mengajar berlangsung,” tegasnya.
Pilar meminta Dinas Cipta Karya segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap bagian bangunan yang mengalami kerusakan. Menurutnya, penguatan rangka plafon dan lisplang perlu dilakukan agar lebih tahan terhadap tekanan angin.
“Jangan sampai ada bagian yang copot lalu jatuh dan mengenai orang. Karena itu saya minta rangka plafon dan lisplang diperkuat, terutama pada bagian yang langsung terkena terpaan angin,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan bangunan sekolah yang telah direvitalisasi agar kualitasnya tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Bangunan yang sudah dibangun dengan anggaran pemerintah harus dijaga dan dirawat sebaik-baiknya. Jangan sampai rusak karena kurangnya pemeliharaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Babakan 1, Haji Adi, mengatakan saat ini jumlah peserta didik di sekolah yang dipimpinnya mencapai lebih dari 800 siswa. Menurutnya, revitalisasi gedung sekolah memberikan dampak positif terhadap kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar.
“Jumlah siswa saat ini lebih dari 800 orang. Setelah pembangunan dan revitalisasi ini tentu ada perubahan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya,” ujar Haji Adi.
Ia menilai pembangunan dan peningkatan fasilitas sekolah juga mendukung program pemerataan pendidikan di Kota Tangerang Selatan sehingga tidak terjadi penumpukan siswa pada sekolah-sekolah tertentu.
“Pemerataan siswa penting dilakukan agar tidak menumpuk di satu sekolah saja. Dengan pembangunan yang dilakukan pemerintah, sekolah-sekolah dapat berkembang dan memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik,” katanya.
Terkait sejumlah catatan perbaikan yang ditemukan saat kunjungan Wakil Wali Kota, Haji Adi mengaku pihak sekolah telah melaporkannya kepada instansi terkait dan saat ini sedang dalam proses tindak lanjut.
“Sudah kami laporkan dan saat ini sedang dalam proses. Harapannya tentu bisa segera diperbaiki sehingga seluruh fasilitas sekolah semakin aman dan nyaman digunakan oleh siswa maupun guru,” tandasnya/h3n.



