Kapolsek Pagedangan Tangsel Akui Gadis Belia OR Di Setubuhi Bergilir Sebanyak 2 Kali

Tangsel, Terasbanten.id – Kasus persetubuhan (pemerkosaan-red) oleh 7 pemuda yang menimpa seorang remaja belia berinisial OR (16). Hingga mengakibatkan korban meninggal dunia setelah diberikan pil eximer oleh pelaku dan disetubuhi secara bergantian.

Tersangka menyetubhi korban (Pemerkosaan-red) pertama terjadi pada tanggal 10/04/2020 dengan jumlah pelaku 8 orang dan berikutnya yang kedua kali terjadi pada10/04/2020 dengan jumlah pelaku 7 orang.

Hal ini dijelaskan Kapolsek Pagedangan AKP Efri di lokasi otopsi pemakaman Tempat Pemakaman umum ( TPU ) Tanjung Pondok Jagung Serut Tangsel.

“Ini ada dua rangkaian kejadian, yang pertama dilakukan persetubuhan ini dilakukan pada tanggal 10 april 2020 di lakukan oleh delapan orang, kemudian nyambung lagi dilakukan pada tanggal 18 april perstubuhan dilakukan oleh tujuh orang, nah pengembangan dari pada salah satu tersangka adalah pada saat yang terjadi pada tanggal 10 april. nah itu sudah kita amankan,” terang Efri usai mengikuti otopsi oleh Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Rabu 17/06/2029.

6 dari 8 pelaku telah diamankan Polsek Pagedangan Tangsel dua tersangka lainnya masih dalam DPO.

“Laporan dari para penyidik yang semula tujuh setelah kita melakukan penangkapan total sudah ada enam orang, ya jadi memang ada penambahan satu orang jadi total itu delapan, total yang sudah tertangkap enam orang, dua orang lagi doakan semoga kita ungkap, yang bersaudara dua itu kakak beradik, yang punya rumah itu,” terang Efri usai mengikuti otopsi oleh Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Rabu 17/06/2029.

Dia menambahkan pelaku mempunyai niat yang sama terhadap korban OR (16) yaitu melakukan persetubuhan secara bergiliran sementara otopsi korban dilakukan oleh pihak Kepolisian untuk kepentingan peyidikan.

“Semua perannya sama, mereka niat untuk melakukan persetubuhan, Otopsi ini ya tentu ini kepentingan penyidikan tentunya otopsi ini harus dilakukan untuk menemukan titik terang,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan 7 pelaku sebelum melakukan aksi bejadnya menyetubuhi korban secara bergiliran dengan memberikan pil Excimer pada Korban hingga pengaruh pil obat keras itu membuat kesehatan OR langsung drop Pihak keluarga menyebut, OR mengeluh bagian dadanya sesak dan sekujur tubuh berasa panas.
OR sendiri akhirnya mengembuskan nafas terakhir pada Kamis (11/6/2020) sekira pukul 01.45 WIB, di kediamannya yang berada di Gang Asem, RT02 RW01 Nomor 63, Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel). /hen.

19 Total View 19 Today View

TerasBanten

INFORMASI AKURAT DAN BERIMBANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *