TANGSEL

800 Siswa-Siswi SMA-N 11 Tangsel Lakukan Vaksinasi dengan Prokes Ketat

TERASBANTEN.ID, TANGSEL.,-Dalam rangka percepatan proses belajar mengajar di sekolah, SMA Negeri 11 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) lakukan vaksinasi kepada 800 siswa-siswi dengan protokoler kesehatan yang ketat. Kepala Sekolah Menegah Atas Negeri (SMA-N) 11 Tangsel Rodani, usai meninjau siswa-siswinya mengatakan kegiatan vaksinasi dilakukan sesuai intruksi pemerintah.

“Kegiatan hari ini ,senin (2/8) di SMA Negeri 11 Tangsel, yaitu kegiatan vaksinasi dari pukul 08.00 Wib hingga pukul 14.00 Wib, untuk anak anak usia remaja 12 sampai 17 tahun kegiatan ini kita laksanakan sesuai dengan intruksi, dari bapak presiden jadi program pemerintah kita galakan, kita mensuport program ini dimulai dengan pendataan awal, data awal kita share melalui jumlah yang kita dapatkan, lalu siswa-siswi mengisi data,” terangnya.

Ada ratusan siswa yang mengikuti vaksinasi dan dibagi menjadi beberapa kelompok agar protokol kesehatan dapat berjalan dengan baik.

“Jumlah total siswa yang di vaksin sekitar 800 siswa yang ikut, hari ini tahap 1 ada 418 siswa,. Besok ada 209 nanti tanggal 20 agustus itu ada 203 murid juga, Vaksin utk semua kelas 11,12 dan 13, termasuk siswa yang baru masuk. Kecuali yang sudah di vaksin, maka kita tidak perbolehkan vaksin lagi kan berbahaya,” ungkapnya.

Kegiatan vaksin dilakukan agar proses belajar tatap muka dapat lebih cepat dilaksanakan, sehingga orang tua murid tidak khawatir saat proses belajar sudah berjalan.

“Vaksin ini kan bagian dari imun tubuh, sehingga orang tua juga lebih tenang, saat vaksin sudah dilakukan terlebih dengan situasi seperti covid sekarang ini, Delta inikan lebih mengkhawatirkan, makanya kita melakukan program ini, kenyamanan pada siswa yang nantinya akan melakukan kegiatan belajar tatap muka. Tapi pada intinya kita harus mengikuti dari Dinas Provinsi, sesuai jadwal ya mudah mudahan anak anak kita diberikan kesehatan dan imun yang bagus agar lebih siap. Selalu prokes,” paparnya.

Ditempat yang sama Wakasek sekaligus Humas SMA-N 11 Tangsel Gina Intana Dewi, menambahkan beberapa
siswa yang tidak dapat hadir karena berhalangan dan berbagai kendala.

“Ada juga hari ini satu keluarga terkonfirmasi covid sekitar 3 mingu lalu, ada yang alergi, yang berhalangan siswa sekitar 4 orang karena tidak lulus screening.
Memang ada arahan dari KCD provinsi untuk melakukan pendataan terlebih dahulu untuk siswa yang akan melakukan vaksin,” terangnya.

Kegiatan vaksin SMA-N 11 Tangsel bekerjasama antar pihak sekolah dan puskesmas kelurahan Jombang Kecamatan Ciputat.

“Kita kerjasama degan puskesmas jombang ada 2 tim, satu tim 6 org, jadi total 12 orang nakes. Yang diberkan vaksin sinovac. Kegiatan dilakukan dengan prosedur prokes ketat dari registrasi, ruang tunggu di dalam, discreening baru siswa dapat vaksin,” jealanya.

Sementara salah satu siswi kelas 12 IPS II SMA-N 11 Isiana usai divaksin mengatakan dirinya ikut vaksinasi setelah melalui berbagai proses.

“Sekolah mengadakan vaksin jadi saya mau ikut, gak sakit seh dan gak apa apa seh pegel ajah, baik baik ajah, sama guru kan disuruh sarapan dulu . Ada screening gituh tadi ditanya tanya, ini kan tahap pertama nanti berikutnya tanggal 30 agustus , pake surat ijin orang tua diatas matrai,” pungkasnya. /H3n.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button