TANGSEL

Harkitnas 117, Tangsel Tekankan Transformasi Digital yang Inklusif dan Beretika

TERASBANTEN.ID,TANGSEL .- Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di Kota Tangerang Selatan menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya transformasi digital yang inklusif, aman, dan beretika. Dalam upacara yang berlangsung khidmat di halaman Puspemkot Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang menyoroti kebangkitan nasional di era teknologi sebagai panggilan untuk membangun ruang digital yang memberdayakan seluruh lapisan masyarakat. Selasa (20/05).

Mengangkat tema “Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan”, peringatan tahun ini tidak hanya merefleksikan semangat perjuangan masa lalu, tetapi juga menyoroti tantangan dan peluang kebangkitan nasional di era teknologi.

Dalam sambutan Menteri yang dibacakan Wali Kota Tangsel, ditegaskan bahwa kebangkitan nasional saat ini tidak lagi berwujud perlawanan fisik, melainkan perjuangan untuk menciptakan ruang digital yang adil, aman, dan memberdayakan semua kalangan masyarakat.

“Kita memasuki fase baru kebangkitan, bukan lagi dengan senjata, tetapi dengan inovasi dan literasi digital,” ujar Benyamin.

Transformasi digital, bukan sekadar soal teknologi, tetapi juga menyangkut keadilan akses informasi dan infrastruktur, serta perlindungan terhadap kelompok rentan—terutama anak-anak dan remaja—di dunia maya.

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam membangun ekosistem digital yang sehat dan produktif. Pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat sipil diharapkan bersinergi menjaga ruang digital dari ancaman hoaks, perundungan siber, serta penyalahgunaan data pribadi.

Wali Kota Benyamin Davnie dalam pesannya turut mengajak seluruh elemen masyarakat Tangerang Selatan untuk menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong dan inovasi, khususnya dalam mendukung agenda transformasi digital nasional.

“Bangkit di era digital berarti mampu menciptakan solusi, menjaga nilai-nilai kebangsaan, dan memastikan tak ada yang tertinggal dalam perjalanan menuju Indonesia yang maju,” tandas Benyamin Davnie.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button