Tingkatkan Usaha Mikro di Era Digital Dinkop dan UMKM Gelar Tangsel DigiFest


TERASBANTEN.ID, TANGSEL,-
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Tangerang Selatan menggelar Tangsel DigiFest atau Festival Digital Tangsel.
Kepala Dinkop UMKM Warman Syanudin mengatakan, Tangsel DigiFest sendiri merupakan lomba yang diperuntukkan bagi pelaku UMKM memanfaatkan digitalisasi dalam memasarkan produk mereka sekreatif mungkin.
“Jadi pelaku UMKM dapat mempresentasikan hasil produk mereka, memberitahu teknik-teknik pemasaran dan promosi. Tapi semuanya melalui digital,” ujar Warman, Jumat (12/08/2022).

Menurut Warman, sampai saat ini sudah ada 200 lebih pelaku UMKM yang mengikuti Tangsel DigiFest. “Ini artinya para pelaku UMKM sangat antusias dan senang dengan kegiatan ini,” ucap Warman.
Lebih lanjut Warman mengungkapkan, bahwa melalui perlombaan ini juga, pelaku UMKM akan lebih memiliki pengetahuan dan pengalaman serta saling berbagi ilmu diantara pelaku UMKM.
“Tentunya kegiatan seperti ini yang ditunggu oleh seluruh pelaku UMKM. Karena mereka kedepan akan lebih kreatif dalam memasarkan produk mereka,” jelasnya.
Warman berpesan kedepan, pelaku UMKM harus terus mengasah kreatifitasnya dan memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan produk-produk mereka. “Karena saat ini eranya sudah digital, jadi pelaki UMKM harus siap dan kreatif dalam menghadapi tantangan kedepan,” ujarnya.
Warman melanjutkan para pemenang akan diumumkan pada perayaan HUT Kota Tangsel.
“Puncak perlombaan ini sendiri akan berlangsung pada 12 Agustus mendatang dan para pemenang akan diumumkan pada perayaan HUT Kota Tangsel 26 Novemer mendatang,” ungkapnya.

Sementara Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan menambahkan tingkat laju perekonomian Tangsel melaju cepat salah satunya melalui peran UMKM.
“Berkat kerja keras kita semua Kondisi laju perekonomian Tangsel diatas 4 persen, Kota Tangsel yang basis ekonominya bidang UMKM masih bertahan meski ada perubahan ekonomi saat wabah covid. Bagaimana meningkatkan ekonomi kecil dan menegah bisa terus hidup salah satunya Pemkot Tangsel membuat ivent ivent seperti ini,” terangnya.
Sementara Pilar juga mengatakan di Era digitalisasi UMKM Tangsel juga ikut berkembang dan meningkatkan pelayanan yaitu salah satunya melalui sistem pembayaran non tunai.
“Apalagi dikondisi sekrang kita melihat kemunculan teknologi yg luar biasa bagaiamana sekarang pembayarananya melalui non tunai kita akan galakan, pertama melihat kondisi covid dengan transaksi melalui uang cash tentu saja ada kekhawatiran. Kita akan terus menekan angka covid jamgan sampai naik kembali. Jika naik akan berpengaruh terhhadap ekonomi. Yang kedua pembayaran non tunai ada gopay easy cash dari bank BJB pemerintah tangsel dapat memantau mana saja yang harus di dorong. Ini sangat penting bagaimana kita melihat trend ekonominya bagaimana kita mengontrolnya melalui transaksi non tunai, terlebih UMKM kita atau Perdagangannya sekarang sudah menuju nasional juga internasional,”pungkasnya.

