Kurangi Kemacetan Tangsel Genjot Pelebaran Jalan Rawa Buntu dan Preservasi 12 Ruas Jalan Strategis

TERASBANTEN.ID , TANGSEL– Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) mengebut proyek pelebaran Jalan Rawa Buntu dan pembangunan jalur pedestrian. Langkah ini menjadi bagian dari program preservasi jalan di 12 ruas jalan strategis yang dikerjakan pada tahun anggaran 2025.
Kabid Bina Marga SDABMBK, Ahmad Fatullah, mengatakan pelebaran Jalan Rawa Buntu dilakukan di sisi kanan jalan, mulai dari SPBU Shell Rawa Buntu hingga ke arah Nasi Kapau, dengan lebar kurang lebih 10 meter dan panjang sekitar 60 meter.
Sementara di sisi kiri jalan dibangun jalur pedestrian sepanjang 100 meter. “Pekerjaan ini ditargetkan selesai pada Desember tahun ini. Kendalanya, masih ada sebagian lahan milik warga yang perlu dibebaskan,” ujarnya, Rabu (13/08).
Menurut Fatullah, pelebaran jalan ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi lalu lintas di kawasan tersebut yang kerap mengalami kepadatan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Kondisi badan jalan yang relatif sempit di titik tertentu menyebabkan antrean panjang kendaraan, khususnya dari arah Serpong menuju Stasiun Rawa Buntu. “Dengan pelebaran ini, kapasitas jalan akan meningkat dan arus lalu lintas diharapkan lebih lancar,” katanya.
Fatullah juga menjelaskan bahwa program pelebaran dan preservasi jalan tahun ini diarahkan pada ruas-ruas yang memiliki tingkat lalu lintas tinggi dan menjadi penghubung utama antarwilayah. “Kami memilih ruas prioritas berdasarkan kajian teknis, tingkat kerusakan, serta urgensi pelayanan terhadap masyarakat,” tambahnya.
Selain di Rawa Buntu, Fatullah menuturkan Pemkot Tangsel juga menggarap sejumlah ruas jalan lain di berbagai kecamatan. “Beberapa ruas yang dikerjakan tahun ini antara lain Jalan Merpati Raya – Jalan Pipit – Jalan Menjangan – Jalan Kompas – Jalan KH. Dewantoro, kemudian Jalan Pahlawan – Jalan Kesatrian – Jalan Wijaya Kusuma – Jalan Wijaya Kusuma II di Ciputat Timur, Jalan Widya Kencana – Jalan Angsana Raya – Jalan Anggrek Loka di Serpong, Jalan Buaran Timur – Jalan Masjid Jami Al-Kautsar di Serpong Utara, Jalan Pamulang Permai Barat 1 – Jalan Oscar Raya di Pamulang, Jalan Magnolia di Melati Mas, Serpong Utara, serta Jalan Permata Pamulang,” jelasnya.
Di wilayah Kecamatan Setu, tepatnya di Jalan JLS (Lingkar Selatan), dilakukan pekerjaan pembetonan dan overlay hotmix. Preservasi jalan juga dilaksanakan di Jalan Wahid Hasyim, Pondok Aren, serta Jalan Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong.
Fatullah menambahkan, seluruh pekerjaan ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kelancaran arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan keamanan pengguna jalan. “Preservasi jalan tidak hanya soal memperbaiki permukaan, tapi juga menjaga kualitas struktur jalan agar umur layanannya lebih panjang,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar selama proses pekerjaan berlangsung karena beberapa titik akan mengalami penyempitan jalur sementara. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Semua ini dilakukan demi manfaat jangka panjang bagi warga Tangsel,” tandasnya./ h3n




