BANTEN

Andra Soni Tegaskan OPD Banten Bukan untuk Dilayani, Tapi Melayani

SERANG – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Banten harus kembali pada jati diri sebagai pelayan masyarakat, bukan sebaliknya. Penegasan itu disampaikan saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat (20/02/2026).

“Kita ini pelayan masyarakat, bukan dilayani. Jadi saya berharap OPD lebih giat lagi ke depan, lebih mengutamakan melayani masyarakat,” tegas Andra Soni. Kamis (19/02/2026).

Rapim tersebut tidak sekadar forum rutin. Dalam kesempatan itu, Gubernur melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program dan capaian kinerja seluruh OPD. Ia mengingatkan bahwa kerja-kerja pemerintah harus benar-benar berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, selain meningkatkan kualitas layanan publik, OPD juga wajib aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat. Transparansi dinilai menjadi kunci membangun kepercayaan publik.

“Kita ingin masyarakat tahu apa yang dikerjakan oleh masing-masing perangkat daerah dan apa dampaknya. Kalau tidak ada yang disampaikan, publik bisa menilai kita tidak melakukan apa-apa. Karena itu, OPD harus aktif menyampaikan informasi,” ujarnya.

Tren Positif, Tapi Jangan Berpuas Diri

Andra Soni mengungkapkan, sejumlah indikator pembangunan Provinsi Banten sepanjang 2025 menunjukkan tren positif di berbagai sektor. Namun capaian tersebut, kata dia, bukan alasan untuk berpuas diri.

“Setiap hasil baik selain dipuji, juga harus ditantang untuk bisa lebih baik lagi. Kepuasan tidak ada batasnya, kita harus terus naik,” katanya.

Ia menekankan bahwa setiap capaian harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja di tahun 2026. Seluruh aparatur diminta bekerja lebih cepat, tepat sasaran, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menuju Satu Tahun Kepemimpinan

Menjelang satu tahun masa kepemimpinannya, Andra Soni menyatakan komitmennya untuk memenuhi ekspektasi masyarakat Banten. Ia meminta seluruh OPD memiliki empati terhadap keluhan dan kebutuhan publik.

“Saya butuh dukungan. OPD harus punya rasa tidak enak kepada masyarakat kalau pelayanan belum optimal. Apa yang dirasakan masyarakat harus kita rasakan juga. Semua yang kita rencanakan harus bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Rapim tersebut menjadi penegasan arah kepemimpinan Andra Soni: birokrasi yang responsif, terbuka, dan berorientasi pada pelayanan publik. /h3n rls /red

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button