ADVERTORIALTANGSEL

Tangsel Bangun 6 Titik Long Storage dan Tandon, SDABMBK Fokus Cegah Banjir

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) menggencarkan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir dengan membangun enam titik long storage, tandon, dan sodetan di wilayah rawan genangan. Tampak pada gambar (Ist).

TERASBANTEN.ID,TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) menggencarkan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir dengan membangun enam titik long storage, tandon, dan sodetan di wilayah rawan genangan. Pekerjaan ini merupakan bagian dari program tahun anggaran 2025. Jumat (04/07).

Kepala Dinas SDABMBK Kota Tangsel, Robby Cahyadi, menyampaikan bahwa pembangunan ini menjadi upaya konkret pemerintah dalam meningkatkan kapasitas tampungan air dan mempercepat aliran pembuangan saat intensitas tinggi.

“Pembangunan tandon dan long storage ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam mengurangi risiko banjir. Kita fokus pada wilayah padat penduduk dan rawan genangan, seperti Ciputat, Ciputat Timur, Pondok Aren, dan Serpong Utara,” jelas Robby.

Robby menambahkan, proyek-proyek strategis yang tengah berjalan atau dalam tahap persiapan antara lain: Pembangunan Tandon dan Long Storage Puri Bintaro Indah (Ciputat) Volume: Tandon ±1800 m², Longstorage ±600 m2 . Status dalam Proses. Konstruksi Pembangunan Long Storage Perumahan LAN (Ciputat Timur), Panjang penanganan: ±300 meter.

Penanganan Banjir Bintaro Park – Bintaro Paradiso (Pd. Ranji). Peninggian saluran kolam tampung total 560 m². Panjang peninggian saluran eksisting: 1000 meter. Pembangunan Long Storage Kuricang RW 10 (Pd. Ranji). Panjang penanganan: ±380 meter. Pembangunan Long Storage Perumahan Pondok Pucung (Pondok Aren). Panjang penanganan: ±300 meter.

Pembangunan Sodetan Paku Jaya Permai menuju saluran pembuang (Serpong Utara). Panjang penanganan: ±170 meter).

Kepala Bidang Sumber Daya Air SDABMBK, Eka Pribawa menambahkan bahwa seluruh pekerjaan tersebut menggunakan konstruksi beton bertulang dan precast untuk menjamin kekuatan dan kecepatan pekerjaan .

“Kami tidak hanya membangun tampungan air, tapi juga memastikan adanya pompa pembuang di lokasi-lokasi yang memiliki elevasi rendah. Perencanaan teknis sudah mempertimbangkan debit air hujan ekstrem, dan kita upayakan rampung sesuai jadwal kontrak,” ungkap Eka.

Proyek-proyek ini diharapkan bisa menurunkan titik genangan secara signifikan, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga saat musim penghujan. /h3n

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button