Pemkot Tangsel Salurkan Rp2 Miliar untuk Korban Banjir Sumatera

TERASBANTEN.ID, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menegaskan komitmennya dalam aksi kemanusiaan untuk membantu korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Melalui dukungan penuh terhadap penggalangan dana yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan, bantuan yang berhasil dihimpun dan disalurkan mencapai Rp2.070.689.943 hingga pertengahan Februari 2026. Senin (23/02/2026).
Dana tersebut berasal dari partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat, pelaku usaha, komunitas, serta para muzaki di Kota Tangerang Selatan yang digerakkan melalui kampanye kemanusiaan, termasuk melalui Surat Edaran Wali Kota.
Bantuan disalurkan ke tiga provinsi terdampak banjir, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Sejak akhir Desember 2025, distribusi logistik telah dilakukan melalui jalur darat menuju Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Bantuan yang dikirim meliputi bahan makanan pokok, pakaian layak pakai, serta obat-obatan yang disalurkan melalui posko darurat dan dapur umum di lokasi terdampak.

Selain bantuan tanggap darurat, program pemulihan pasca-bencana juga menjadi fokus utama. Di Sumatera Barat, Baznas Tangsel bekerja sama dengan Baznas Tanah Datar untuk memperbaiki fasilitas publik yang rusak akibat banjir. Salah satu program strategis yang sedang berjalan adalah penyediaan air bersih melalui proyek pipanisasi dari sumber mata air pegunungan menuju titik-titik penampungan warga.
Di Sumatera Utara, bantuan difokuskan pada delapan titik rawan di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Program yang dijalankan mencakup renovasi tiga unit masjid, pembangunan delapan titik sumur bor, pembangunan tiga rumah layak huni, serta dua fasilitas MCK. Hingga kini, sejumlah program recovery tersebut masih terus berlangsung.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan apresiasi atas tingginya solidaritas masyarakat Tangsel dalam membantu korban bencana di luar daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Tangerang Selatan, ASN, pelaku usaha, komunitas, serta para muzaki yang telah berpartisipasi. Donasi yang terkumpul ini adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan empati warga Tangsel masih sangat kuat,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, gerakan kemanusiaan ini bukan sekadar bentuk kepedulian sesaat, melainkan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial sebagai sesama anak bangsa.
“Kita mungkin tidak berada di lokasi bencana, tetapi kepedulian kita tidak boleh dibatasi jarak. Ketika saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh mengalami musibah, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir membantu sesuai kemampuan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Pemkot Tangsel tidak hanya mendorong bantuan dalam bentuk logistik darurat, tetapi juga memastikan adanya pemulihan berkelanjutan.

“Bantuan ini tidak berhenti pada pengiriman sembako atau obat-obatan. Kami mendorong agar program recovery seperti pembangunan rumah layak huni, sarana air bersih, fasilitas MCK, hingga renovasi masjid benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat terdampak. Ini adalah bentuk kepedulian jangka menengah dan panjang,” jelas Benyamin.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses penyaluran bantuan.
“Pemkot Tangsel akan terus bersinergi dengan Baznas agar setiap rupiah yang dititipkan masyarakat tersalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Kepercayaan publik harus kita jaga bersama,” katanya.
Menurutnya, pola penanganan yang dilakukan Baznas Tangsel sudah tepat karena menggabungkan respon cepat pada masa darurat dengan program pembangunan infrastruktur dasar pasca-bencana.
“Apa yang dilakukan ini merupakan contoh penanganan bencana yang komprehensif. Mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan fasilitas publik. Inilah wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menjawab persoalan kemanusiaan,” tambahnya.
Benyamin berharap semangat solidaritas yang telah ditunjukkan masyarakat Tangsel dapat terus dipertahankan.
“Solidaritas seperti inilah yang menjadi kekuatan bangsa. Saya berharap masyarakat Tangsel terus menjadi bagian dari solusi bagi persoalan kemanusiaan, baik di dalam maupun di luar daerah. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang bangkit dari musibah,” pungkasnya. (ADV)



