
TERASBANTEN.ID, Tangerang Selatan — Penanganan banjir di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) dan kawasan sekitarnya perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari wilayah hulu, tengah hingga hilir. Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat menanggapi upaya penanggulangan banjir di kawasan Tangerang. Senin 31/8/2026.
Andra Soni mengatakan, sejumlah upaya penanganan saat ini terus dilakukan, termasuk pengerukan sungai dan pemasangan sheet pile. Menurutnya, musim panas menjadi momentum untuk memaksimalkan berbagai pekerjaan tersebut.
“Kesempatan sekarang, musim panas ini, kita berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pengerukan dan sebagainya, termasuk pemasangan sheet pile-nya,” ujar Andra Soni.
Ia menjelaskan, penanganan banjir tidak dapat dilakukan hanya di satu wilayah. Tangsel berada pada bagian tengah aliran, sementara wilayah hilir berada di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Karena itu, diperlukan sinergi dan koordinasi antardaerah.
“Memang terkait dengan banjir ini kan bukan hanya satu sisi ya, dari hulu, tengah, hilir,” katanya.
Andra Soni juga menyebut penanganan sejumlah sungai, di antaranya Sungai Angke dan Sungai Cirarab, terus dilakukan. Ia berharap berbagai langkah tersebut dapat membantu memperlancar aliran air dan mengurangi potensi genangan saat musim hujan.
Terkait wilayah Jakarta, Andra Soni mengatakan komunikasi dan koordinasi juga terus dibangun. Menurutnya, kelancaran aliran air di wilayah Banten akan berkaitan dengan kondisi wilayah di bagian hilir.
“Semakin lancar air di kita, semakin cepat sampai di sana. Di sana kan juga saudara kita, harus kita koordinasi,” ucapnya.
Selain itu, Andra Soni menaruh harapan pada pembangunan Giant Sea Wall yang dinilai dapat memberikan manfaat dalam upaya penanggulangan banjir, khususnya di kawasan Jabodetabek.
“Giant Sea Wall itu sebenarnya manfaatnya akan besar pada penanggulangan banjir, khususnya di wilayah Jabodetabek,” pungkasnya./h3n.




