
TANGERANG SELATAN, TERASBANTEN.ID — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengoptimalkan pelayanan pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU). Sepanjang Agustus 2026, tercatat sebanyak 640 unit PJU mengalami gangguan yang tersebar di sekitar 450 ruas jalan di wilayah Tangsel. Jumat 25/9/2026.
Kepala Bidang PJU Dishub Kota Tangsel, Adi Santoso, mengatakan penanganan terhadap PJU yang mengalami gangguan terus dilakukan secara berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan fungsi penerangan jalan tetap berjalan dan mendukung kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
“Penanganan terus kami lakukan secara berkala. Kerusakan PJU ini disebabkan berbagai faktor, mulai dari usia peralatan, pemutusan jaringan, korsleting, hingga kebutuhan penggantian lampu,” ujar Adi, Jumat (25/9/2026).
Menurut Adi, proses penanganan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya berkaitan dengan laporan masyarakat yang mencantumkan lokasi PJU secara kurang akurat.
Selain itu, petugas terkadang mengalami kesulitan menghubungi nomor kontak pelapor atau person in charge (PIC) saat hendak melakukan pengecekan. Kondisi tersebut membuat petugas harus melakukan penyisiran ulang untuk memastikan titik PJU yang mengalami gangguan.
“Kami berharap laporan yang disampaikan masyarakat bisa mencantumkan lokasi secara tepat dan nomor PIC yang aktif, sehingga petugas dapat lebih cepat melakukan pengecekan dan penanganan,” katanya.
Tantangan lainnya berasal dari kondisi permukiman di Tangsel yang padat serta memiliki banyak gang sempit. Kondisi tersebut membuat armada pemeliharaan berukuran besar, seperti mobil hidrolik, tidak selalu dapat menjangkau lokasi PJU yang mengalami gangguan.
Untuk mengatasi kendala tersebut, petugas menggunakan kendaraan operasional berukuran lebih kecil. Pada titik tertentu, petugas juga menggunakan tangga portabel untuk menjangkau PJU di lokasi yang sulit diakses.
Dishub Tangsel juga menemukan gangguan pencahayaan yang tidak disebabkan oleh kerusakan teknis PJU. Salah satunya terjadi di Jalan Tekno Widya, Kecamatan Setu, ketika sorot lampu PJU terhalang rimbunnya vegetasi pohon.
“Untuk kondisi di Jalan Tekno Widya, kami sudah berkoordinasi dengan DLH agar dilakukan pemangkasan dahan pohon yang menghalangi sorot lampu,” jelas Adi.
Penanganan 640 unit PJU yang tersebar di sekitar 450 ruas jalan tersebut menjadi bagian dari upaya Dishub Tangsel dalam mengoptimalkan pelayanan pemeliharaan penerangan jalan umum. Penanganan dilakukan secara berkala, termasuk pada titik yang membutuhkan metode khusus karena keterbatasan akses.
Dengan pemeliharaan tersebut, Dishub Tangsel berupaya menjaga agar fungsi PJU tetap optimal di berbagai ruas jalan yang digunakan masyarakat, khususnya pada malam hari.




