Aliya Putri Sugito & Kirana Maheswari Bharoto Harumkan Nama Tangsel di Ajang Nasional 2025
Reporter : Hendra Jaya

TERASBANTEN.ID, KOTA TANGERANG SELATAN — Dua siswi kelas 9 asal Kota Tangerang Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Aliya Putri Sugito berhasil meraih gelar Winner Duta Batik Indonesia Intelligentsia 2025, sementara rekannya, Kirana Maheswari Bharoto, sukses menempati posisi Second Runner-Up Indonesia’s Girl 2025. Keduanya menunjukkan bahwa remaja Tangsel mampu tampil percaya diri dan bersaing di ajang bergengsi nasional. Jumat 28 November 2025.
Aliya Putri Sugito memulai langkahnya dari kompetisi daerah Duta Batik Banten 2025. Berkat persiapan matang dan penampilan impresif, ia keluar sebagai winner, sehingga berhak melaju ke tingkat nasional.
“Awalnya saya mengikuti Duta Batik Banten dan Alhamdulillah menjadi winner. Dari situ saya lanjut ke Duta Batik Indonesia 2025 di Surabaya, dan berhasil meraih gelar Duta Batik Indonesia Intelligentsia 2025,” ujar Aliya.
Sebagai duta batik, Aliya turut memperkenalkan kekhasan batik dari daerah asalnya, Tangerang Selatan. Ia menyebut motif Anggrek Bersemi, karya pengrajin dari Rumah Batik Setu di Batan, sebagai motif yang mencerminkan keindahan dan identitas budaya lokal.
Pada kesempatan itu, Aliya berpesan kepada generasi muda agar tidak melupakan akar budaya bangsa.
“Batik adalah identitas kita. Mari kita jaga dan lestarikan, bukan hanya untuk acara formal, tetapi juga dipakai dalam keseharian,” tegasnya.
Tak kalah membanggakan, Kirana Maheswari Bharoto meraih gelar Second Runner-Up Indonesia’s Girl 2025. Kirana mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari konsistensi latihan dan kepercayaan diri yang terus diasah.

“Prosesnya dimulai dari latihan yang konsisten. Saya terus belajar, memperkuat pengetahuan, dan melatih percaya diri. Tidak perlu malu, yang penting berani mencoba,” paparnya.
Kirana juga memberikan pesan khusus kepada remaja perempuan Indonesia. “Kita harus berani berpendapat, percaya diri, dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Kepala SMPN 8 Kota Tangerang Selatan, Muslih, turut memberikan apresiasi atas capaian dua siswi terbaiknya tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi Aliya dan Kirana menjadi contoh nyata bahwa siswa-siswi SMPN 8 memiliki potensi besar di bidang akademik maupun non-akademik.
“Kami sangat bangga dengan prestasi Aliya dan Kirana. Mereka membuktikan bahwa siswa SMPN 8 tidak hanya unggul di kelas, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional. Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berkarya dan mengembangkan diri.”
Muslih juga menekankan bahwa sekolah berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat melalui berbagai kegiatan intra maupun kokurikuler.
“Kami selalu mendorong anak-anak untuk berani tampil, percaya pada kemampuan dirinya, dan memanfaatkan kesempatan yang ada. Ketika sekolah, orang tua, dan anak bekerja sama, hasilnya bisa luar biasa seperti yang ditunjukkan oleh Aliya dan Kirana.”
Ditempat yang sama ayah dari Aliya, Sigit, menyampaikan rasa bangganya melihat putrinya mampu menembus ajang nasional di bidang seni dan budaya. Menurutnya, sejak kecil Aliya sudah mulai terjun ke dunia modeling sebelum akhirnya fokus pada pageant bertemakan batik pada tahun 2025.
“Kami melakukan persiapan yang intensif. Aliya rutin latihan catwalk dengan personal trainer, serta belajar public speaking dengan personal coach. Targetnya tidak hanya memenangkan kompetisi, tapi membangun mental dan karakter,” jelas Sigit.
Ia menekankan pentingnya dukungan keluarga bagi anak-anak yang memiliki potensi.
“Untuk para orang tua, dukunglah anak-anak kita. Support itu membuat mereka berani tampil, lebih percaya diri, dan bisa memperluas wawasan serta relasi. Ketika anak sudah berani tampil di panggung saja, itu sudah sebuah kebanggaan,” tuturnya.
Prestasi yang diraih Aliya Putri Sugito dan Kirana Maheswari Bharoto menjadi bukti bahwa remaja Tangsel memiliki potensi besar di ranah seni budaya, modeling, dan pageant. Dengan pembinaan yang tepat, ruang untuk berkarya, serta dukungan keluarga dan sekolah, bukan tidak mungkin keduanya kelak menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lain.
Kedua prestasi ini juga menambah daftar panjang capaian putra-putri Tangsel di level nasional sepanjang 2025, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai kota yang penuh talenta muda kreatif dan berprestasi. /h3n.



