Pilar Tinjau Kesiapan Server Jelang PPDB Online 2025: Infrastruktur Aman, Layanan Siap Digunakan

TERASBANTEN.ID, TANGSEL— Menjelang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Online Tahun Ajaran 2025/2026, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, melakukan kunjungan kerja ke Gedung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), pada Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur digital, khususnya server dan sistem aplikasi yang akan digunakan dalam proses pendaftaran siswa tingkat SD dan SMP negeri. Selasa (03/06).
“Alhamdulillah, website kita sudah semakin siap. Dalam beberapa tahun terakhir pun tidak ada kendala yang berarti. Hal ini karena seluruh data kita simpan di data center milik kita sendiri, yang berada di Diskominfo. Tadi teman-teman juga sudah melihat bahwa kapasitasnya cukup besar dan ruang penyimpanannya masih sangat luas untuk menampung data siswa,” ujar Pilar saat meninjau ruang server.
Wakil Wali Kota juga menyampaikan harapan agar proses SPMB (Seleksi Penerimaan Murid Baru) Online dapat berjalan lancar, kondusif, dan sesuai regulasi. “Kami mohon dukungan dari seluruh warga dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan SPMB Online ini. Akses layanan harus mudah dan tanpa kendala,” tambahnya.
Sebagai bagian dari pelayanan publik, Pemerintah Kota juga telah menyiapkan posko pengaduan di setiap sekolah untuk membantu orang tua yang masih belum memahami mekanisme pendaftaran online. “Meskipun tingkat pemahaman masyarakat Tangsel sudah hampir 100%, posko tetap dibuka untuk mendampingi jika ada orang tua yang mengalami kesulitan,” ujar Pilar.
Tak hanya itu, sistem PPDB juga diawali dengan tahapan pra-PPDB untuk memasukkan dan mencocokkan data awal seperti nilai rapor dan kartu keluarga, demi memastikan validitas data. Hal ini berlaku untuk jenjang SMP dan sebagian SD, dengan fokus lebih ketat pada SMP karena kapasitas terbatas—hanya 24 sekolah negeri yang tersedia.
Bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri sesuai zonasi, Pemkot Tangsel telah menyiapkan skema beasiswa pendidikan ke sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, sebagai bentuk intervensi dan pemerataan layanan pendidikan.
Kepala Dinas Kominfo Kota Tangsel, TB Asep Nurdin, menegaskan bahwa seluruh sistem aplikasi PPDB Online telah rampung 100 persen. “Aplikasinya sudah selesai dibangun, hanya tinggal penambahan kecil. Kami juga menyiapkan server yang kuat dengan sistem load balancing, sehingga ketika ribuan orang mengakses secara bersamaan, sistem tetap stabil dan bisa melayani secara bergantian tanpa error,” ungkapnya.
Selain itu, Diskominfo juga telah menyediakan akses internet cepat di ruang publik, sekolah, dan fasilitas kota lainnya. “Kecepatan internet mencapai 100 Mbps di tiap titik, dan ini bersifat dedicated,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Deden Deni, turut hadir mendampingi kunjungan dan menyampaikan bahwa hasil pantauan terhadap kesiapan server sangat memuaskan. “Dari tahun ke tahun, termasuk 2022–2024, sistem berjalan normal tanpa keluhan berarti. Insya Allah, saat pelaksanaan pada 24 Juni nanti, sistem akan berjalan lancar,” jelasnya.
Deden juga menyebutkan bahwa rata-rata pendaftar setiap tahun mencapai 12.000 orang, sedangkan daya tampung hanya sekitar 7.000–8.000 siswa. “Kondisi ini membuat kita harus menyiapkan solusi alternatif, termasuk beasiswa untuk siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri,” katanya.
Untuk PPDB 2025, jalur penerimaan terbagi sebagai berikut, Jalur domisili (zonasi khusus): minimal 40%, Jalur afirmasi: 30%, Jalur prestasi: 25%, Jalur mutasi: 5%
Menjawab soal perbedaan zonasi dan domisili, Deden menjelaskan bahwa secara prinsip keduanya sama—berbasis jarak. Namun, sistem domisili memberi ruang pengaturan yang lebih terstruktur untuk pemerataan siswa.
PPDB Online Kota Tangerang Selatan akan dimulai pada 24 Juni 2025. Pemkot mengimbau masyarakat untuk aktif mencari informasi dari kanal resmi Dinas Pendidikan maupun sekolah terdekat./ h3n.



