Satpol PP Tangsel Bongkar Puluhan Lapak PKL di Pasar Ciputat

TERASBANTEN.ID, TANGSEL,- Puluhan Kios Pedagang Kaki Lima (PKL) di pasar tradisional Ciputat, dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Senin 13/02/2013.
Salah satu pedagang pasar Ciputat Ujang (22) (bukan nama asli-red, salah satu PKL mengatakan pembongkaran tersebut telah diberitahukan bebetapa hari sebelumnya.
“Yah ada pemberitahuan surat tiga hari lalu. Ada satu kali pemberitahuannya, hanya disuruh mundur himbaunannya, jadi lebih kepada tidak menggunakan akses jalan, kan batesnya tiang listrik itu,”terangnya.
Sebelumnya, para pedangang hanya menggunakan atap terpal, namun kini menggunakan baja ringan saat penertiban dilakukan.
“Dulu pakai terpal sekarang pakai baja ringan bayar pas pemasanggannya. Ada juga bayaran perbulan,” ungkapnya.
Terpisah saat dihubungi Ketua asosiasi Pedagang Ciputat Yuli (40) mengatakan keinginnannya agar seluruh pedangang masuk kedalam pasar.
“Penertiban baru 10 persen belum pada masuk. Kami ingin mereka masuk bareng-bareng kita. Kalau pasar sepi kan kasian yang didalem. Setelah penertiban kita menunggu untuk sama sama berdagang didalam,” ucapnya.
Lanjutnya pedagang didalam pasar sepi pengunjung terutama saat musim sepi pembeli. “Yah terutama saat lagi sepi. Kalau semua didalam kan pembeli juga masuk, kita bukan ingin mereka tidak berdagang kalau mereka tidak mau kita yang keluar kan didalam juga banyak yg kosong 1500 kios yang disediakan oleh pemkot Tangsel ada 3 lantai,” paparnya.
Saat dihubungi Sekretaris Dinas Satpol PP Tangsel Sapta Mulya menerangkan Kegiatan pembongkaran akan dilanjutkan pada esok hari.
“Kegiatan sampai besok di lanjut. Itu kan memang untuk lajur lalulintas jadi akses dibuka karena pedagang menggunakan akses jalan. Kan ada perumahan juga tertutup alsesnya, pedagang yang berada didalam juga, dan menganggu keindahan, kenyamanan, semua diakomodir agar masuk ke dalam,” pungkasnya.



