TANGSEL

Tangsel Perkuat Satgas TPPK Cegah Kekerasan di Sekolah

TERASBANTEN.ID,TANGSEL– Marakmya penculikan anak disertai kekerasan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya melindungi siswa siswi, pendidik, dan tenaga kependidikan dari segala bentuk kekerasan, baik fisik, psikologis, maupun seksual. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memperkuat peran Satgas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di lingkungan pendidikan.

Satgas ini terdiri dari berbagai lintas sektor, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangsel, DP3AP2KB, BKPSDM Tangsel, Satpol PP, Dinas Sosial, serta unsur PGRI, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), dan Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia Kota Tangsel. Program “Jaksa Masuk Sekolah” juga menjadi bagian dari upaya preventif untuk menghindari tindak kekerasan di sekolah-sekolah.

Kepala Dinas Dikbud Tangsel, Deden Deni, menekankan pentingnya evaluasi dan koordinasi Satgas TPPK. “Kami terus menggelar pelatihan lanjutan bagi anggota satgas untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam menangani kasus kekerasan,” ujar Deden pada Jumat (26/09/2024).

Deden menjelaskan, program sosialisasi dan edukasi secara berkala di sekolah-sekolah terus dilanjutkan sebagai upaya preventif. Selain itu, sistem pelaporan kekerasan juga diperkuat agar lebih efektif dan responsif, disertai dengan peningkatan koordinasi antar-satgas melalui rapat rutin dan penggunaan teknologi informasi.

“Kami berkomitmen untuk terus memantau dan meningkatkan upaya pencegahan serta penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan. Kepada korban, jangan takut untuk melapor ke satgas yang ada di setiap satuan pendidikan. Mari kita bersama-sama melawan segala bentuk kekerasan di sekolah,” tegas Deden./h3n

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button