TANGSEL

Bersaing di Tahap 2 PPPK Pemkot Tangsel, Ribuan Honorer Berebut Sisa Kuota!

TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) membuka seleksi tahap 2 bagi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kepala BKPSDM Pemkot Tangsel, Fuad, menjelaskan bahwa proses seleksi saat ini sedang berlangsung untuk dua tahapan berbeda.Senin 06 Desember 2025.

“Untuk tahap 1, kini sedang dalam proses pemberkasan. Peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi kompetensi harus segera melengkapi dokumen yang diperlukan. Dari total 6.144 peserta yang terdaftar, sebanyak 18 orang tidak hadir karena berbagai alasan, seperti meninggal dunia, sakit, atau mengundurkan diri. Adapun jumlah peserta yang lulus sebanyak 6.126 orang,” jelas Fuad.

Untuk tahap 2, pendaftaran masih dibuka hingga 7 Januari 2025. Hingga saat ini, tercatat 1.800 pelamar telah mendaftar, dengan 1.300 di antaranya telah menyelesaikan submit berkas.

Kuota dan Formasi yang Dibuka
Fuad menyebutkan bahwa total kuota seleksi PPPK Pemkot Tangsel untuk kedua tahap adalah 7.020 orang. Sebagian besar kuota telah diisi oleh peserta tahap 1, sementara sisa kuota akan dialokasikan untuk tahap 2.

“Formasi yang dibuka terdiri dari guru sekitar 50 orang, tenaga kesehatan (nakes) 40 orang, dan sisanya didominasi oleh formasi teknis, yaitu sekitar 6.900 orang,” jelas Fuad.

Namun, ia menegaskan bahwa peserta tahap 2 tidak otomatis lulus. “Seleksi di tahap 2 akan berdasarkan penilaian terhadap pelamar. Mereka yang terbaik akan mengisi sisa kuota yang ada. Saat ini, jumlah pendaftar sudah melebihi sisa kuota yang tersedia,” tambahnya.

Fuad juga menyoroti pentingnya kriteria masa kerja dalam seleksi PPPK. “Untuk tahap 1, peserta harus memiliki masa kerja minimal 2 tahun hingga 31 Desember 2021. Sedangkan untuk tahap 2, kriteria masa kerja adalah minimal 2 tahun hingga 7 Januari 2025,” jelasnya.

Jumlah Honorer dan Verifikasi Data
Saat ini, jumlah tenaga honorer di lingkungan Pemkot Tangsel diperkirakan mencapai 9.800 orang. Namun, Fuad menyebut data ini masih perlu diverifikasi ulang karena adanya honorer yang mengundurkan diri, meninggal dunia, atau tidak lagi aktif. “Proses cleansing data akan dilakukan agar data yang digunakan lebih akurat,” ujarnya.

Fuad menambahkan bahwa sekitar 2.000 tenaga honorer yang belum masuk kuota tahap 1 akan bersaing di tahap 2. “Kami berharap proses seleksi ini dapat berjalan adil dan transparan sehingga kebutuhan tenaga kerja di setiap formasi dapat terpenuhi dengan optimal,” tutup Fuad. /H3n

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button