TANGSEL

Pemkot Tangsel Targetkan 1500 Bidang Aset Daerah Tersertifikasi di Tahun 2021

TERASBANTEN.ID, TANGSEL,- Dalam rangka mengoptimalisasi pemanfaatan aset daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan targetkan 1500 (seribu lima ratus) bidang sertifikasi di tahun 2021.

Terkait hal itu Pemkot Tangsel akan melakukan percepatan sertifikasi, hal ni dijelaskan oleh Sekretris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Bambang Noertjahyo usai menghadiri rapat paripurna pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 di gedung DPRD Tangsel, jalan Raya Puspitek, Serpong Senin 21/06/2021.

“Aset-aset kita lagi banyak yang kita dorong untuk disertifikatin, sertifikat kan di BPN kita lagi segara untuk melakukan sertifikasi, mulai tahapan pengukuran yang banyak tertahan, itu ada sekitar 300 pengajuan sertifikat yang sampe sekarang berproses ya bahasanya yang di BPN,” ungkapnya.

Bambang juga menambahkan Pemkot Tangsel optimis dapat mencapai target tersebut. “Ya seharusnya kita bisa optimis perjalanan ini, makannya kita intens melakukan beberapa kali pertemuan dengan BPN, mudah-mudahan Rabu, Kamis, saya bertemu dengan pimpinan disana untuk mempercepat proses, karena semuanya sudah on schedule, semua sudah on proses di persyaratan, jadi tinggal di akses sama mereka, di hitung,” terangnya

Penyerahan aset daerah tersebut menurutnya sudah diserahkan secara mandiri oleh pengembag,
“Ini dominannya ada dua, dominan yang dulu ex desa dan juga hasil penyerahan mandiri balai warga, kalau dari yang pengembang saat ini sudah berjalan, rata-rata si sudah, sudah lengkap lah status lahannya, dan juga banyak yang bukan ambil paksa, tapi menyerahkan secara mandiri dari pengembang lama yang diserahkan kepada warga yang disitu,” tuturnya.

Terpisah saat ditemui, Kepala Badan Penglolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tangsel Warman Syainudin mengatakan terkait target 1500 bidang BPKAD akan melakukan pemgukuran dan penghitungan pada tiap tiap bidang pada Aset Daerah tersebut.

“Luas mah tergantung pengukuran, kan nanti, belum di ukur, jadikan nanti kita target 1500 bidang, nanti pas pelaksanaan pas dilapangan, misalnya di perumahan A jalannya berapa bidang, trus gorong-gorong nya taman-taman nya itu nanti pas dilapangan setelah dengan BPN, jadi 1500 itu perumahan, trus perkantoran yang belum,” pungkas Warman di Gedung Pemkot Tangsel./h3n.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button