Hari Kedua Gizi Gratis, Disdik Tangsel Pastikan Nutrisi Tepat

TERASBANTEN.ID, TANGSEL– Program makan gizi gratis yang digagas Badan Gizi Nasional (BGN), memasuki hari kedua, bertempat di SD Negeri Lengkong Wetan 1, SMP, dan SMK Falatehan di Lengkong Gudang Timur Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi bagian dari tujuh sekolah yang mendapatkan makanan bergizi dalam program ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangsel, Deden Deni, menyampaikan bahwa program ini masih berjalan lancar dan sesuai dengan rencana. “Distribusi makanan berjalan tepat waktu, tanpa kendala, dan semua makanan habis tanpa sisa. Ini menunjukkan bahwa menu yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan selera siswa,” ujar Deden pada Selasa (07/01).
Menurut Deden, program ini dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak usia sekolah, terutama mereka yang berada dalam masa pertumbuhan. Deden menjelaskan bahwa makanan yang diberikan telah disusun berdasarkan perhitungan gizi dari BGN untuk memastikan siswa mendapatkan asupan nutrisi yang optimal.
“Anak-anak di SD Negeri Lengkong Wetan 1, SMP, dan SMK Falatehan menikmati makanan dengan baik. Tidak ada laporan sisa makanan. Ini mencerminkan kesesuaian menu yang disediakan, baik dari segi waktu distribusi maupun selera anak-anak,” tambahnya.
Keberhasilan program ini juga didukung oleh komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan BGN. Sebelum makanan didistribusikan, sekolah selalu mengupdate jumlah siswa yang hadir pada hari tersebut. Dengan begitu, tidak ada makanan yang terbuang, karena jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan harian masing-masing sekolah.
“Setiap hari, data siswa yang hadir terus diperbarui. Ini memastikan bahwa makanan yang dikirim tepat jumlahnya. Komunikasi yang terjalin baik antara sekolah dan BGN menjadi kunci kelancaran program ini,” ungkap Deden.
Deden menegaskan bahwa program ini merupakan langkah penting dalam membangun generasi sehat dan berprestasi. Dengan asupan nutrisi yang tepat, anak-anak usia TK hingga SMA diharapkan mampu belajar dengan lebih fokus dan optimal.
“Kami berharap program ini memberikan manfaat besar bagi anak-anak Tangsel, terutama untuk mendukung kesehatan dan kecerdasan mereka. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk mendukung visi pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan generasi muda,” ujarnya.
Program makan gizi gratis baru mencakup tujuh sekolah di radius 5 km dari dapur umum Lengkong. Namun, Deden menyebutkan bahwa Disdikbud bersama BGN terus mengevaluasi program ini agar cakupannya dapat diperluas ke lebih banyak sekolah di wilayah Tangsel.
“Ini baru tahap awal. Dengan jumlah siswa yang cukup besar di Tangsel, program ini akan dilakukan secara bertahap. Kami optimis bahwa ke depannya lebih banyak sekolah akan menerima manfaat dari program ini,” pungkas Deden. /H3n.


