Layanan Patologi Anatomi RSUD Tangsel: Diagnosa Akurat untuk Penanganan Tepat

TERASBANTEN.ID, Tangerang Selatan — Sejak tahun 2022, Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan telah menghadirkan layanan Patologi Anatomi yang menjadi penunjang penting dalam proses diagnosis berbagai penyakit, terutama yang berkaitan dengan tumor. Layanan ini kini menjadi bagian integral dalam sistem pelayanan terpadu RSU Kota Tangsel, menghadirkan kemudahan bagi pasien dalam memperoleh diagnosis yang akurat dan cepat tanpa harus dirujuk ke rumah sakit lain. Minggu (25/05).
Layanan ini dikepalai oleh dr. Mieke Marindawati, Sp.PA, seorang dokter spesialis patologi anatomi lulusan Universitas Indonesia, yang sebelumnya menempuh pendidikan kedokteran umum di Universitas Brawijaya. Dengan keahliannya, dr. Mieke memastikan setiap jaringan yang dikirimkan ke laboratorium Patologi Anatomi RSU Kota Tangsel diperiksa secara menyeluruh dan teliti.
“Pelayanan Patologi Anatomi adalah layanan medis yang menerima jaringan tubuh manusia untuk diperiksa dan didiagnosis, apakah jaringan tersebut mengandung tumor atau tidak,” jelas dr. Mieke saat ditemui dalam wawancara.
Menurutnya, jaringan yang diperiksa biasanya diambil dari pasien yang menjalani tindakan operasi. Setelah jaringan diangkat, akan diproses dengan alat laboratorium, kemudian diperiksa di bawah mikroskop. Dari situlah dapat terlihat apakah jaringan tersebut termasuk tumor, radang, atau kondisi lainnya.
“Pelayanan ini bukan untuk skrining, melainkan untuk menegakkan diagnosis. Misalnya, saat dokter bedah menemukan benjolan di payudara, mereka belum tahu pasti apakah jinak atau ganas. Maka jaringan itu dikirim ke kami untuk diperiksa,” imbuhnya.
Proses pemeriksaan patologi anatomi memerlukan waktu rata-rata 5 hingga 7 hari. Namun, untuk kasus-kasus yang lebih kompleks, waktu diagnosis bisa lebih lama tergantung tingkat kesulitannya.
Yang menarik, jaringan yang bisa diperiksa tidak hanya berasal dari organ dalam, tetapi juga dari permukaan tubuh. Misalnya saja tahi lalat, kutil, polip, hingga jaringan dari saluran cerna atau bahkan dari hasil endoskopi.
“Kadang kutil pun bisa terlihat biasa saja, padahal ketika diperiksa ternyata sifatnya ganas. Itu sebabnya semua jaringan abnormal perlu diperiksa,” ujar dr. Mieke.

Pemeriksaan ini memiliki keunggulan utama: ketepatan diagnosis. Dengan mikroskop, tim Patologi Anatomi dapat menilai langsung bentuk dan perilaku sel — apakah masih normal, jinak, atau menunjukkan tanda-tanda keganasan.
“Kami menilai bentuk sel, ada yang poligonal, kolumner, pipih. Selain bentuknya, kami juga melihat apakah sel itu mengalami perubahan menjadi ganas,” kata dr. Mieke menjelaskan.
Sebelum diperiksa, jaringan yang diambil akan langsung dimasukkan ke dalam formalin. Zat ini berfungsi menjaga kondisi jaringan tetap stabil seperti ketika masih berada di dalam tubuh.
Selain dari operasi besar, pengambilan jaringan bisa dilakukan dengan metode yang lebih ringan seperti punch biopsy pada kulit atau pengambilan sampel melalui prosedur endoskopi.
RSUD Tangsel kini telah memiliki laboratorium patologi anatomi sendiri. Sejak berdiri tahun 2022, layanan ini terus berkembang. Dulu, sebagian besar sampel harus dikirim ke rumah sakit luar kota, namun sekarang semua dapat ditangani secara mandiri di rumah sakit milik Pemkot Tangsel ini.
“Pasien tidak perlu dirujuk ke luar. Mulai dari pemeriksaan, tindakan, sampai diagnosis bisa dilakukan di sini. Dan ya, layanan ini sudah ditanggung BPJS,” ujar dr. Mieke.
Selama dua tahun berjalan, berbagai jenis kasus telah ditangani oleh tim Patologi Anatomi RSUD Tangsel. Mulai dari usus buntu, tumor payudara, batu empedu, hingga polip rahim dan kehamilan ektopik (di luar kandungan).
Meski sebagian kasus yang lebih kompleks masih harus dirujuk ke RS rujukan nasional, namun kapasitas RSU Kota Tangsel dalam menegakkan diagnosis lokal terus mengalami peningkatan. (ADV)




