TANGSEL

Wali Kota Geram, ASN Bolos Didenda ke Baznas

Walikota Benyamin Davnie saat pimpin apel Hari Kesadaran Nasional di halaman Puspemkot Tangsel. Kamis (17/07) foto (Ist).

TERASBANTEN.ID , CIPUTAT – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie meluapkan kekecewaannya saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional di halaman Puspemkot Tangsel, Kamis (17/7/2025). Kekecewaan itu muncul lantaran banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak hadir dalam apel rutin bulanan tersebut.

Dengan nada kecewa, Benyamin mempertanyakan jumlah peserta apel yang hadir. Menurutnya, kehadiran yang minim mencerminkan lemahnya kedisiplinan dan tanggung jawab ASN terhadap tugas dan kegiatan resmi pemerintahan.

“Ini sudah semua OPD hadir? Yang apel cuma segini? Atau memang hanya segini pegawai saya di gedung ini?. Makanya dari tadi saya sudah nggak enak hati,” seru Benyamin di hadapan peserta apel.

Merespons rendahnya tingkat kehadiran, Wali Kota langsung memberikan sanksi tegas. Setiap ASN yang tidak hadir tanpa alasan jelas akan dikenakan denda sebesar Rp5.000.

“Saya denda yang tidak hadir, satu orang Rp5.000. Kalau ada yang tidak mau didenda, silakan bilang ke saya,” tegas Benyamin.

Yang menarik, seluruh hasil denda itu akan disalurkan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangsel. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk edukasi dan pemberdayaan, agar hukuman tersebut tetap berdampak positif bagi masyarakat. “Nanti uangnya diberikan kepada Baznas,” tambahnya.

Tak berhenti pada sanksi denda, Benyamin juga mengancam akan mengambil tindakan lebih keras bila pelanggaran ini kembali terjadi. Termasuk kemungkinan evaluasi jabatan bagi ASN yang terus-menerus menunjukkan sikap abai dan malas.

“Saya minta apel selanjutnya tidak ada lagi yang tidak hadir. Kalau masih ada yang bolos tanpa alasan, saya akan pertimbangkan sanksi lebih keras,” ujarnya dengan tegas.

Benyamin menekankan bahwa Apel Hari Kesadaran bukanlah rutinitas seremonial biasa. Ia mengajak para ASN untuk menjadikannya sebagai momentum evaluasi dan refleksi terhadap peran sebagai pelayan publik.

“Saya hanya minta kalian disiplin. Ini apel kesadaran. Kalau tidak sadar untuk datang, lalu mau bagaimana? Jangan kerja seenaknya. Ini lembaga, ini pemerintah,” tutupnya dengan nada kecewa. /h3n

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button