Pemkot Tangsel Bantu Seragam Sekolah untuk Anak Korban Kebakaran Asrama Polisi

Tangerang Selatan, terasbanten.id –Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat menangani korban kebakaran yang melanda Asrama Polisi Polsek Serpong, Cilenggang, Rabu (3/9/2025) sore. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 20 rumah dinas anggota Polri. Meski tidak ada korban jiwa, puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal dan barang-barang penting, termasuk perlengkapan sekolah anak-anak.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan turun langsung meninjau lokasi pengungsian di musala sekitar kompleks asrama, Kamis (4/9/2025). Pilar memastikan bahwa seluruh perangkat daerah telah dikerahkan untuk membantu korban kebakaran.
“Alhamdulillah warga sudah dievakuasi di musala. Kami berkoordinasi dengan Kapolres, BPBD, Dinsos, Dinas Pendidikan, dan dinas-dinas lain untuk memberikan bantuan seperti makanan, matras, selimut, pakaian, serta kebutuhan mendesak lainnya. Fokus kami saat ini membantu warga bertahan dulu, selanjutnya kami diskusikan pemulihan jangka menengah,” ujar Pilar.
Ia juga menyampaikan Pemkot Tangsel sudah meminta Dinas Perumahan dan Permukiman untuk membangun fasilitas MCK komunal yang layak bagi pengungsi. “Lokasinya sudah ditunjukkan warga. Kita siapkan MCK komunal lengkap dengan septic tank agar bisa dimanfaatkan bersama,” tambahnya.
Pilar Saga Ichsan menyampaikan bahwa bantuan untuk pemulihan rumah korban akan dibahas bersama pihak kepolisian karena status rumah merupakan aset kepolisian. “Kami akan pikirkan bersama bagaimana pemulihan jangka panjangnya. Yang jelas pelayanan dokumen kependudukan dan pemeriksaan kesehatan sudah kami instruksikan untuk dipercepat dan gratis bagi korban,” katanya.
Salah satu bentuk bantuan yang disoroti adalah perhatian pada kebutuhan pendidikan anak-anak korban kebakaran. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel Deden Deni mengatakan, pihaknya telah menyalurkan bantuan seragam dan sepatu sekolah untuk anak-anak terdampak.
“Banyak anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolahnya. Kami tidak ingin mereka kehilangan semangat belajar hanya karena musibah ini. Seragam dan sepatu yang kami berikan ini diharapkan membuat, mereka bisa segera kembali ke sekolah,” kata Deden Deni.
Deden juga menegaskan, Dindikbud terus berkoordinasi dengan posko pengungsian dan sekolah-sekolah terkait untuk memastikan anak-anak korban kebakaran tetap mendapat hak pendidikan mereka. “Kami pastikan proses belajar mereka tidak terganggu,” ujarnya.
Dengan adanya bantuan ini, Pemkot Tangsel berharap warga terdampak dapat segera pulih secara fisik maupun mental, sementara anak-anak tetap bisa melanjutkan pendidikan mereka tanpa hambatan./H3n.




