TANGSEL

Tangsel Dukung Guru Ngaji, Pondasi Moral untuk Generasi Islami

TERASBANTEN.ID, TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Penguatan Lembaga Guru Ngaji Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Aula Masjid Islamic Center Tangsel Baiturahmi, Serpong, dengan dihadiri para guru ngaji dari berbagai wilayah di Tangsel. Kamis (05/12).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran lembaga guru ngaji dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter, sejalan dengan visi Kota Tangerang Selatan sebagai kota cerdas, modern, dan religius.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga-lembaga guru ngaji.

“Guru ngaji memiliki peran penting dalam membangun fondasi moral masyarakat. Tugas mulia ini tidak hanya mendidik generasi muda agar mampu membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter Islami yang menjadi landasan bagi kemajuan sebuah kota. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tangsel melalui forum ini berkomitmen untuk terus mendukung dan memperkuat peran guru ngaji,” ujar Pilar.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada para guru ngaji yang selama ini telah mendedikasikan waktunya untuk mendidik masyarakat, terutama anak-anak, agar lebih mencintai dan memahami Al-Qur’an.

“Kami akan terus memastikan program-program peningkatan kapasitas guru ngaji, kesejahteraan, serta insentif untuk guru ngaji dapat berjalan dengan baik. Ke depan, kami juga ingin menjadikan forum ini sebagai wadah berbagi pengalaman dan metode pengajaran Al-Qur’an yang lebih inovatif,” tambahnya.

Acara ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman dan diskusi bersama para narasumber, termasuk Ustaz Nurhodzin, yang memberikan masukan tentang cara efektif mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap pengajaran Al-Qur’an di masyarakat dapat terus ditingkatkan. Pilar juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah harus selalu dilandasi nilai-nilai agama sebagai pondasi utama.

“Kota Tangsel dengan populasi lebih dari 1,4 juta jiwa harus menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga-lembaga keagamaan. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutup Pilar.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan antusias dari para guru ngaji yang hadir. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap penguatan peran mereka di masyarakat.

Bagian Kesra Kota Tangerang Selatan berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat besar bagi pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan agama Islam. / H3n

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button