ADVERTORIALTANGSEL

Pemkot Tangsel dan Disdikbud Siapkan SPMB 2026 Lebih Transparan dan Tertib

Jurnalis : Hendra Jaya

TERSBANTEN.ID, SERPONG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan proses penerimaan peserta didik yang lebih transparan, tertib, dan minim kendala. Jumat 22/05/2026

Kepala Disdikbud Kota Tangsel, Deden Deni mengatakan petunjuk teknis (juknis) SPMB telah rampung lebih awal dibandingkan daerah lain di Provinsi Banten. Dengan selesainya juknis tersebut, pemerintah kini fokus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat.

“Juknis sudah selesai dan kita termasuk yang lebih awal se-Banten. Selanjutnya kami akan memaksimalkan sosialisasi bersama sekolah dan unsur kewilayahan agar masyarakat memahami mekanisme SPMB,” ujarnya, saat dihibungi terasbanten.id.

Menurut Deden, Pemkot Tangsel juga telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terkait kesiapan sistem aplikasi pendaftaran agar proses berjalan lancar saat pelaksanaan nanti.

“Kita sudah koordinasi dengan Diskominfo untuk memastikan aplikasi siap digunakan. Setelah ujian selesai, sosialisasi akan kita masifkan,” jelasnya.

Ia menegaskan, skema SPMB 2026 masih menggunakan pola yang sama seperti tahun sebelumnya dengan empat jalur penerimaan, yakni domisili, prestasi, afirmasi, serta mutasi atau perpindahan orang tua.

“Empat jalur tetap digunakan dan secara umum tidak ada perubahan signifikan, termasuk pola dan persentasenya,” terangnya.

Pada jalur domisili, sistem klasterisasi berdasarkan jarak tempat tinggal calon murid ke sekolah tujuan juga tetap diterapkan. Pembagian klaster dilakukan berdasarkan radius tertentu guna memastikan pemerataan akses pendidikan.

“Untuk domisili tetap ada klaster berdasarkan jarak. Kuota per rombongan belajar juga relatif sama, rata-rata sekitar 42 siswa,” ungkapnya.

Selain memperkuat sistem penerimaan, Pemkot Tangsel juga terus berupaya meningkatkan daya tampung sekolah melalui pembangunan unit sekolah baru di sejumlah wilayah.

Deden berharap, dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lebih kondusif, transparan, dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depan semakin ideal antara kebutuhan masyarakat dengan daya tampung sekolah yang tersedia,” pungkasnya.

Pelaksanaan SPMB 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni hingga awal Juli mendatang. Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi yang akan diumumkan secara berkala oleh Pemkot Tangsel melalui Disdikbud. (ADV)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button