
TANGSEL, TERASBANTEN.ID — Rencana pembangunan SMPN 25 Tangerang Selatan (Tangsel) di wilayah Bukit Mustika Indah terus menjadi perhatian. Pemerintah Kecamatan Ciputat mendorong adanya dialog dua arah bersama warga untuk membahas rencana pembangunan sekolah tersebut. Selasa 15/9/2026.
Camat Ciputat Erwin Gamala Putra , mengatakan, pihak kecamatan sebagai bagian dari perangkat Pemerintah Kota Tangsel tentunya mendukung pembangunan SMPN 25. Namun, komunikasi dengan masyarakat tetap perlu dilakukan agar aspirasi warga dapat dibahas secara terbuka.
Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat dilakukan melalui perangkat lingkungan, mulai dari RW hingga warga.
“Langkah-langkah kita di kelurahan itu melakukan pendekatan ke perangkat RW, terus ke warga. Kita lakukan pendekatan, kita coba sosialisasikan bahwa pembangunan sekolah ini dalam rangka program pendidikan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan SMPN 25 dinilai penting karena dapat menjadi salah satu pilihan bagi para siswa yang sebelumnya menempuh pendidikan di jenjang sekolah dasar untuk melanjutkan ke tingkat SMP.
“Apalagi ini kan SMP. Sebelumnya itu jenjang SD. Jadi kalau siswa mau melanjutkan sekolah ke SMP, kalau dilihat zonasinya, di situ ada SMP 25,” jelasnya.
Terkait masih adanya warga yang menyampaikan keberatan, Camat Ciputat mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Ketua RW agar kembali membuka ruang pertemuan bersama masyarakat.
“Saya melalui Pak RW komunikasi untuk dibuka ruang dialog lagi. Harapan saya kalau nanti ada ruang dialog, dialog dua arah,” katanya.
Ia berharap warga, khususnya di RW 16 Bukit Mustika Indah, bersedia kembali duduk bersama untuk membicarakan rencana pembangunan tersebut.
“Harapan saya warga di RW 16 Bukit Mustika Indah itu mau berdialog dua arah lagi. Karena ini kan pembangunannya juga untuk pembangunan sekolah,” ungkapnya.
Menurutnya, berdasarkan kondisi saat ini, jumlah warga yang mendukung pembangunan SMPN 25 lebih banyak dibandingkan dengan warga yang menyatakan keberatan.
“Kalau melihat situasi sekarang, persentasenya lebih banyak yang setuju,” ujarnya.
Dukungan juga disebut datang dari sejumlah sekolah dasar di sekitar lokasi. Bahkan, terdapat empat SD yang disebut telah menyampaikan surat dukungan melalui pengurus RW.
“Yang mendukung itu juga ada unsur dari sekolah. Ada empat SD di situ, kalau tidak salah, bahkan menyatakan surat dukungan melalui surat yang dibuat oleh pengurus RW,” tuturnya.
Mengenai waktu pelaksanaan pertemuan lanjutan, pihak kecamatan masih menunggu komunikasi dari Ketua RW terkait kesiapan warga untuk kembali berdialog.
“Yang penting dialog dua arah. Mudah-mudahan bisa ketemu dialog dua arah ini,” katanya.
Camat juga menyampaikan, berdasarkan informasi yang diterimanya, rencana pembangunan SMPN 25 sebelumnya telah disosialisasikan kepada warga sebelum proses pembongkaran bangunan lama dilakukan.
“Pada saat pembongkaran itu sudah tersosialisasikan bahwa akan dibangun SMP 25,” pungkasnya.
Sebelumnya, rencana pembangunan SMPN 25 Tangsel menjadi perhatian setelah muncul adanya keberatan dari sebagian warga sekitar lokasi pembangunan. Pemerintah Kecamatan Ciputat berharap persoalan tersebut dapat dibahas melalui komunikasi dan dialog bersama masyarakat./h3n.



