TANGSEL

Banjir di Tangsel: 2.010 KK Terdampak, Pemkot Kerahkan 8 Pompa Percepat Surut

TERASBANTEN.ID, TANGSEL,– Hujan deras yang mengguyur kawasan Jabodetabek sejak Senin malam menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, sebanyak 2.010 kepala keluarga (KK) terdampak akibat meluapnya Sungai Pesanggrahan dan tingginya curah hujan di wilayah hulu. Selasa (04/03/2025).

Pemkot Tangsel bergerak cepat dengan mengerahkan delapan pompa air untuk mempercepat surutnya genangan, terutama di dua titik yang masih terendam, yakni Pondok Maharta dan Kampung Bulak, Ciputat Timur. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi guna memastikan penanganan yang optimal.

“Kami berada di lokasi terdampak yang terkena limpahan air dari Sungai Pesanggrahan. Saat ini, kami mengupayakan tambahan alat pompa dan berkoordinasi dengan Forkopimda serta instansi terkait untuk mempercepat penanganan. Alhamdulillah, air sudah mulai surut,” ujarnya.

Selain penanganan darurat, Pemkot Tangsel berencana meningkatkan infrastruktur pengendali banjir dengan menambah pompa serta meninggikan turap di beberapa titik yang masih rawan. Pilar menyebut, hujan ekstrem kali ini menyebabkan peningkatan debit air yang luar biasa, berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya yang tidak sampai memicu banjir sebesar ini.

“Kami akan terus mengevaluasi kebutuhan pompa tambahan dan peninggian turap agar kejadian seperti ini tidak terulang. Kami juga sudah berdiskusi dengan Dinas Bina Marga untuk segera menangani aspek teknis,” tambahnya.

Untuk membantu warga yang terdampak, Pemkot Tangsel bersama BPBD dan Dinas Sosial telah menyalurkan makanan siap saji, paket sembako, perlengkapan bayi, serta alat ibadah. Berikut rincian distribusi bantuan di Pondok Maharta, 400 paket makanan siap saji, 20 paket tambahan gizi, 20 paket sembako, 5 paket perlengkapan ibadah

Sementara itu, BPBD Tangsel juga memastikan ketersediaan logistik di gudang, antara lain, 70 paket perlengkapan bayi, 350 paket makanan tambahan gizi, 320 paket sembako, 12.440 box makanan siap saji dari APBD Tangsel
, 2.000 pack makanan siap saji dari APBD Provinsi Banten

BPBD Tangsel terus bersiaga di lokasi untuk memantau perkembangan situasi, terutama karena hujan masih turun di kawasan Bogor yang telah berstatus Siaga 1. Kepala Pelaksana BPBD Tangsel, Sutang Suprianto, mengungkapkan bahwa air kiriman dari Sungai Cisadane dan Katulampa membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk mencapai Tangsel.

“Banjir di Pondok Maharta mulai surut sekitar pukul 15.30 WIB. Berkat kerja keras tim di lapangan, genangan yang biasanya bertahan berhari-hari kini bisa surut dalam waktu kurang dari 24 jam,” jelasnya.

Pemkot Tangsel memastikan bahwa seluruh dinas terkait dan Forkopimda akan terus bersiaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas jika kondisi memburuk./h3n.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button