
TANGERANG SELATAN — Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan meninjau progres pembangunan tandon air dan turap penanganan banjir di Perumahan Puri Bintaro Indah (PBI) dan kawasan Bintaro Gallery. Peninjauan ini didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel Robby Cahyadi serta Kepala Bidang (Kabid) SDA Eka Pribawa. Kamis (25/09).
Dalam kunjungannya, Pilar menegaskan Pemkot Tangsel terus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir di kawasan perumahan lama yang memiliki elevasi rendah. “Di PBI kita sedang membangun tandon air dan long storage untuk menampung air hujan, serta memperbaiki saluran. Di Bintaro Gallery kita juga membangun saluran air dengan turap beton agar banjir bisa tertangani dengan baik,” ujarnya.
Menurut Pilar, long storage yang dibangun di PBI memiliki panjang sekitar 300 meter dengan box culvert berukuran besar dan kapasitas tandon hingga 6.000 meter kubik. “Ketika hujan, air dialirkan lebih dulu ke tandon ini, baru kemudian dipompa ke sungai. Kita juga membangun dua pompa agar aliran air lancar,” katanya.
Ia menargetkan proyek penanganan banjir di dua lokasi ini selesai sebelum akhir tahun. “Target maksimal Desember, tapi saya minta sebelum Desember sudah selesai, baik di PBI maupun di Bintaro Gallery,” tegasnya.
Pilar juga mengingatkan warga untuk tidak mendirikan bangunan di bantaran kali karena dapat mempersempit aliran air. “Kami terus mengimbau masyarakat. Untuk bangunan lama kita cari solusi agar penanganannya tetap memperhatikan kondisi sosial ekonomi warga. Yang baru-baru akan kita lakukan penertiban,” ujarnya.
Pemkot Tangsel juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam upaya pengendalian banjir. “Kolaborasi dengan provinsi sudah berjalan. Dari provinsi juga ada dukungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas SDABMBK Kota Tangsel Robby Cahyadi menyampaikan bahwa pembangunan tandon di PBI kini telah mencapai sekitar 80 persen. Tandon ini memiliki luas kurang lebih 2.000 meter persegi dengan daya tampung air 8.000 meter kubik, dirancang untuk menampung air hujan maupun limpasan air dari kawasan permukiman warga.
“Konsepnya, ketika terjadi banjir atau genangan, air dari rumah-rumah warga akan dipompa menuju tandon. Dengan begitu, genangan di kawasan PBI bisa lebih cepat surut,” jelas Robby.
Ia menambahkan, keberadaan tandon PBI diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat intensitas hujan tinggi. Selain membangun tandon, pihaknya juga menyiapkan pompa air untuk mempercepat aliran air menuju lokasi penampungan.
Robby menjelaskan bahwa tidak hanya pembangunan tandon, Dinas SDABMBK melalui Bidang Sumber Daya Air juga tengah membangun long storage. Pembangunan ini menjadi upaya konkret pemerintah dalam meningkatkan kapasitas tampungan air dan mempercepat aliran pembuangan saat intensitas hujan tinggi.
“Pembangunan tandon dan long storage ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam mengurangi risiko banjir. Kita fokus pada wilayah padat penduduk dan rawan genangan, seperti Ciputat, Ciputat Timur, Pondok Aren, dan Serpong Utara,” tandasnya./ h3n.


