
TERASBANTEN.ID, TANGERANG SELATAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo meminta para kepala bagian (kabag), khususnya pejabat yang baru dilantik, segera melakukan penguatan internal bersama timnya. Selasa 28/7/2026.
Menurut Bambang, keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh kerja individu, melainkan kemampuan membangun dan mengelola tim secara baik. Karena itu, para pejabat baru diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja sekaligus memahami tugas dan tanggung jawab yang diemban.
Hal tersebut disampaikan Bambang dalam kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangerang Selatan.
Bambang mengatakan, perubahan dan perbaikan dalam organisasi merupakan sesuatu yang baik. Namun, proses tersebut harus tetap diarahkan agar tidak mengganggu jalannya organisasi dan pelayanan pemerintahan.
“Perubahan, perbaikan, artinya itu baik. Saya juga perlu itu. Namun orientasinya adalah pertama, tidak membuat organisasi terganggu,” tegas Bambang.
Ia meminta para kabag yang baru segera mempelajari atmosfer dan kondisi lingkungan kerja masing-masing. Terlebih bagi pejabat yang baru menempati posisi tertentu, diperlukan proses adaptasi agar dapat memahami karakter, kebutuhan serta berbagai persoalan yang ada di unit kerjanya.
Bambang juga menekankan pentingnya komunikasi antara kepala bagian, para asisten daerah dan perangkat daerah teknis. Komunikasi tersebut diperlukan agar target yang telah disepakati bersama dapat ditindaklanjuti dan diselesaikan sesuai rencana.
“Kalau yang sudah, terima kasih. Tapi yang belum, ini yang saya harapkan bisa dilakukan pemahaman dan penyamaan, agar kita bisa menyelesaikan sesuai dengan target yang sudah kita rencanakan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, seorang kepala bagian tidak dapat bekerja sendiri. Kemampuan mengelola tim menjadi salah satu kunci utama dalam menghasilkan kinerja organisasi.
“Para kepala tidak bisa kerja sendiri. Kita selalu mendapatkan result kerja tim, bukan kerja individual. Tidak akan bisa melakukan satu pekerjaan secara maksimal jika Anda tidak mampu mengelola tim dengan baik,” kata Bambang.
Selain itu, Bambang meminta para pejabat memahami ruang lingkup tugas dan kewenangannya, sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan perangkat daerah. Menurutnya, kepala bagian memiliki posisi strategis dalam mendukung pimpinan dan menjembatani koordinasi dengan perangkat daerah teknis.
Ia juga mengingatkan para kabag untuk menjaga etika, sikap dan pola komunikasi karena dalam menjalankan tugas mereka turut membawa nama pimpinan dan organisasi.
“Jaga attitude, jaga sikap, jaga pola komunikasi. Bagaimanapun juga peran kabag itu berbeda. Peran kabag itu one step kepada perangkat kepala perangkat daerah,” tuturnya.
Bambang berharap Sekretariat Daerah dapat menjadi organisasi yang mampu menjawab kebutuhan pimpinan sekaligus memberikan dukungan kepada perangkat daerah teknis.
Ia juga mendorong penerapan birokrasi yang dinamis dan tidak kaku. Menurutnya, aparatur tidak boleh hanya terpaku pada regulasi, tetapi harus mampu melihat ruang-ruang yang dapat dikembangkan untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik, selama tetap berada dalam koridor aturan.
“Kita ingin ada satu pola penerapan birokrasi yang bukan birokrasi yang kaku, bukan birokrasi yang terlalu regulatif. Kita ingin menjadikan organisasi daerah ini organisasi yang dinamis, organisasi yang berorientasi pada output,” jelasnya.
Bambang juga meminta seluruh pejabat di lingkungan Setda membangun budaya kerja yang positif dan saling mendukung. Para pejabat baru diharapkan menjadikan amanah jabatan tersebut sebagai ruang untuk meningkatkan kapasitas, kepemimpinan dan pengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Jadikan Sekretariat Daerah tempat Anda membina diri dengan amanah baru itu. Penilaian pimpinan akan memberikan ruang kepada Anda semua, agar saat naik jabatan itu justru Anda tidak terhenti,” ungkapnya.
Di akhir arahannya, Bambang kembali mengingatkan agar berbagai pekerjaan yang masih tertunda segera dituntaskan dan disampaikan secara baik kepada pimpinan.
Ia menegaskan, target-target yang telah disepakati bersama harus menjadi perhatian seluruh jajaran sehingga peningkatan kualitas kerja dan penyelesaian program dapat segera diwujudkan.
“Jangan lupa beberapa pekerjaan yang tertunda. Saya harapkan bisa betul-betul tersampaikan dengan baik kepada pimpinan,” pungkasnya.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat menempati jabatan baru di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Ali Akbar dilantik sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) pada Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan, menggantikan Rizqiyah.
Sementara itu, Rizqiyah mendapat amanah baru sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan.
Selanjutnya, Ihtiyan Herman menduduki jabatan baru sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan, menggantikan Mochamad Hardi. Sebelumnya, Ihtiyan Herman menjabat sebagai Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan.
Kemudian, Muhamad Syaiful dipercaya menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi pada Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan, menggantikan Aplahunnajat.
Perubahan jabatan tersebut diharapkan semakin memperkuat organisasi, meningkatkan koordinasi antarbagian dan perangkat daerah, serta mempercepat penyelesaian berbagai target kerja Pemerintah Kota Tangerang Selatan. /h3n


