TANGSEL

Cegah Kejahatan Seksual, Pemkot Tangsel Percepat Pemasangan CCTV di Sekolah

Reporter : HENDRA JAYA

TERASBANTEN.ID, SERPONG Pemerintah Kota Tangerang Selatan mempercepat pemasangan kamera pengawas (CCTV) di seluruh sekolah sebagai langkah pencegahan tindak kejahatan seksual di lingkungan pendidikan. Kebijakan ini ditegaskan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan  saat mengunjungi SDN Rawa Buntu Serpong, menyusul terungkapnya kasus pencabulan terhadap siswa sekolah dasar.  Rabu (21/01/2026).

Pilar menegaskan, pengawasan di lingkungan sekolah harus diperketat agar tidak ada lagi ruang bagi pelaku kejahatan, khususnya terhadap anak-anak. Salah satu langkah konkret yang didorong pemerintah daerah adalah memastikan seluruh ruang kelas dan area strategis sekolah terpasang CCTV dan berfungsi aktif.

“Pengawasan adalah tanggung jawab bersama. Kepala sekolah bertanggung jawab memastikan lingkungan sekolah aman. Kami minta CCTV di seluruh sekolah, khususnya di ruang kelas dan area rawan, dipastikan aktif dan tidak dimatikan,” tegas Pilar.

Ia menambahkan, pemasangan CCTV tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga di lorong-lorong sekolah, ruang guru, serta area lain yang berpotensi luput dari pengawasan. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikam Kota Tangsel Didin Sihabuddin, menjelaskan bahwa penambahan CCTV difokuskan pada ruang kelas dan lorong-lorong sekolah yang dinilai rawan.

“Fokus penambahannya ada di lorong-lorong dan ruang-ruang kelas. Termasuk lorong depan laboratorium, lorong menuju toilet, dan beberapa titik lainnya yang perlu pengawasan,” ujar Didin.

Didin menjelaskan, kebutuhan CCTV di setiap sekolah berbeda-beda, menyesuaikan dengan jumlah gedung dan ruang yang dimiliki masing-masing sekolah. Oleh karena itu, tidak ada angka baku jumlah kamera per sekolah.

“Setiap sekolah kondisinya berbeda. Jumlah gedung dan ruangannya tidak sama,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara keseluruhan terdapat 157 sekolah dasar di Kota Tangerang Selatan. Pengadaan CCTV tidak dianggarkan secara terpusat oleh Dinas Pendidikan, melainkan melalui anggaran masing-masing sekolah.

“Pengadaan CCTV ini dianggarkan oleh sekolah masing-masing karena sifatnya hanya penambahan beberapa titik kamera. Sumber dananya menggunakan Dana BOS Nasional,” kata Didin.

Menurutnya, sebagian besar sekolah sebenarnya sudah memiliki CCTV. Saat ini yang dilakukan adalah penambahan titik kamera di area-area yang belum terjangkau pengawasan.

“CCTV ini sebenarnya tinggal menambah saja, menambah titik-titik yang dianggap rawan,” ujarnya.

Terkait target pemasangan, Didin menyampaikan harapan agar seluruh ruang kelas di sekolah dasar dapat terpasang CCTV pada tahun ini.

“Mudah-mudahan tahun ini semua kelas bisa dipasang. Karena ini potensi, terutama ruang kelas yang tertutup dan lorong-lorong,” ungkapnya.

Didin juga menekankan bahwa penguatan pengawasan melalui CCTV menjadi langkah penting, terutama dalam kegiatan ekstrakurikuler yang berkembang di masing-masing sekolah.

“Nanti pengawasan akan kami perkuat. Dengan adanya CCTV, sebenarnya sudah bisa terkontrol. Itu menjadi salah satu solusi pencegahan,” pungkasnya. /h3n.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button