Idul Adha 1447 H, Benyamin Davnie Tekankan Semangat Kurban dan Gotong Royong
Reporter : HENDRA JAYA

TERASBANTEN.ID, TANGERANG SELATAN — Wali Kota Tangerang Selatan,Benyamin Davnie mengajak, masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Rabu 27/5/2026.
Hal tersebut disampaikan Benyamin saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Islamic Center Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Dalam sambutannya, Benyamin menegaskan bahwa Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya semangat melayani masyarakat dengan tulus serta memperkuat solidaritas sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Tangerang Selatan.
“Melalui Iduladha kita diajarkan untuk menumbuhkan keikhlasan dalam beribadah, meningkatkan semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati, serta memperkuat rasa kepedulian dan gotong royong terhadap sesama,” ujar Benyamin.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun Kota Tangerang Selatan yang religius, harmonis, dan penuh rasa kemanusiaan.
Benyamin juga menyampaikan bahwa kondisi sosial ekonomi Kota Tangerang Selatan hingga tahun 2025 terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 1,4 juta jiwa dan dominasi usia produktif sebesar 52,22 persen, Tangsel dinilai memiliki modal besar untuk terus berkembang menjadi kota maju dan berdaya saing.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi bersama, mulai dari persoalan sosial, pengelolaan sampah dan lingkungan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesempatan kerja.
Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menjalankan pembangunan yang inklusif, inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan melalui berbagai program prioritas.
“Pemerintah terus memperkuat pelayanan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, digitalisasi pelayanan publik, hingga program penanganan sampah dan pelestarian lingkungan,” katanya.
Selain pembangunan fisik dan ekonomi, Benyamin menilai penguatan nilai-nilai religius juga menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Pemkot Tangsel, lanjutnya, terus memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan, pemberdayaan majelis taklim, pembinaan lembaga keagamaan, hingga pemberian insentif bagi guru ngaji, guru madrasah, dan marbot.
Pada tahun 2025, Pemkot Tangsel juga menyalurkan program beasiswa pendidikan bagi 2.500 siswa sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Di akhir sambutannya, Benyamin mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong demi mewujudkan Kota Tangerang Selatan yang semakin maju, nyaman, religius, dan lestari.
“Semangat kurban bukan hanya simbol keikhlasan, tetapi juga semangat untuk berkontribusi dan berbagi kepada masyarakat sekitar. Dengan bergerak bersama dan berkolaborasi, insyaallah kita mampu mewujudkan Kota Tangerang Selatan yang semakin maju,” tutupnya./h3n.



