ADVERTORIALTANGSEL

186 Rumah Tuntas, Tangsel Kejar Penyelesaian 329 Unit Bedah Rumah

Reporter: HENDRA JAYA

TANGSEL, TERASBANTEN.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus mempercepat program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTLH) atau bedah rumah sebagai bagian dari upaya menghadirkan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat.  Selasa 18/08/2026.

Hingga pelaksanaan tahap pertama, sebanyak 186 unit rumah telah rampung. Pemkot Tangsel selanjutnya melanjutkan program tahap kedua dengan sasaran 143 unit rumah, sehingga total target bedah rumah pada 2026 mencapai 329 unit.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel, Aries Kurniawan, mengatakan program tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas serta kondisi rumah warga yang membutuhkan penanganan.

“Untuk tahun 2026 total ada 329 unit rumah yang menjadi sasaran program. Tahap pertama sebanyak 186 unit dan progresnya rata-rata sudah mencapai 100 persen,” ujar Aries.

Pada tahap pertama, program bedah rumah tersebar di seluruh kecamatan di Kota Tangsel. Kecamatan Pondok Aren menjadi wilayah dengan penerima manfaat terbanyak sebanyak 40 unit, disusul Serpong 31 unit, Ciputat 27 unit, Pamulang 25 unit, Serpong Utara 23 unit, serta Setu dan Ciputat Timur masing-masing 20 unit.

Setelah tahap pertama selesai, Pemkot Tangsel melanjutkan pengerjaan tahap kedua sebanyak 143 unit rumah. Pembangunan dilakukan setelah melalui evaluasi terhadap hasil pekerjaan tahap sebelumnya untuk memastikan kualitas dan kesesuaian dengan spesifikasi teknis.

Untuk tahap kedua, Pondok Aren kembali menjadi wilayah dengan sasaran terbanyak, yakni 37 unit rumah. Selanjutnya Serpong 25 unit, Ciputat 22 unit, Ciputat Timur 17 unit, Pamulang 15 unit, Serpong Utara 15 unit, dan Setu 12 unit.

Aries menegaskan, evaluasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program agar rumah yang telah diperbaiki benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima bantuan.

“Setelah evaluasi tahap pertama, kami lanjutkan pelaksanaan tahap kedua sebanyak 143 unit. Targetnya seluruh program 329 unit dapat terselesaikan sesuai jadwal,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan program bedah rumah merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, jumlah usulan rumah yang membutuhkan perbaikan jauh lebih besar dibandingkan kemampuan anggaran pemerintah daerah. Tercatat terdapat lebih dari 1.000 usulan yang masuk, sementara pada 2026 pemerintah baru dapat merealisasikan 329 unit berdasarkan skala prioritas.

“Yang diajukan lebih dari 1.000 unit, namun tahun ini kami mendapat pagu anggaran untuk 329 unit,” ujar Benyamin.

Pemkot Tangsel berharap program tersebut dapat terus diperluas secara bertahap sehingga semakin banyak masyarakat yang tinggal di rumah yang memenuhi standar kelayakan.

Selain meningkatkan kualitas hunian, program bedah rumah juga diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat di Kota Tangsel. (ADV)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button