
TANGSEL, TERASBANTEN.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-65 Tahun 2026 tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang Selatan menjadi momentum memperkuat karakter, keterampilan, dan kemandirian generasi muda menghadapi perubahan zaman. Rabu 7/10/2027.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, perjalanan 65 tahun Gerakan Pramuka telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk generasi muda yang beriman, bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air.
“Dari generasi ke generasi, Gerakan Pramuka telah melahirkan para pemimpin, pendidik, ilmuwan, aparatur negara, tokoh masyarakat, wirausahawan, relawan kemanusiaan hingga berbagai profesi lainnya yang telah mengabdikan kemampuan terbaiknya untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, peringatan Hari Pramuka tidak semestinya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma yang menjadi pedoman hidup setiap anggota Pramuka telah terbukti mampu membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi berbagai perubahan zaman,” katanya.
Ia menambahkan, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan, perubahan iklim, ketahanan pangan dan energi, hingga perubahan dunia kerja. Di sisi lain, terdapat pula persoalan sosial seperti narkotika, perundungan, kekerasan, hoaks, perjudian daring, dan menurunnya kepedulian sosial.
“Gerakan Pramuka terus berupaya menghadirkan pendidikan yang mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi perubahan tersebut dengan tetap berpegang pada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka sebagai karakter, etika, gotong royong, dan semangat kebangsaan,” ungkapnya.
Benyamin juga menekankan pentingnya Pramuka membekali anggotanya dengan wawasan, keterampilan, kedisiplinan, keberanian mencoba, serta kemampuan menciptakan solusi terhadap persoalan nyata di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
“Kami ingin setiap Pramuka memiliki lebih dari sekadar pengalaman, tetapi juga memiliki wawasan, keterampilan, kedisiplinan, dan keberanian untuk mencoba serta gagasan yang dapat dikembangkan. Dengan demikian, Gerakan Pramuka dapat mengambil bagian dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045,” tandas Benyamin.
Dalam kesempatan tersebut, turut diberikan sejumlah penghargaan kepada pembina, pengurus, pelatih, serta anggota Gerakan Pramuka yang dinilai telah memberikan kontribusi dan prestasi. Penghargaan Pancawarsa diberikan kepada Pilar Saga Ichsan, Syaifuddin, Ilham Suyatno, Maman Suparman, Indra Setiaji, Anis Anjani, Adi Jahudi, dan Kurnadi dengan tingkatan Pancawarsa masing-masing. Sementara Deden Deni dan Dian Cahyono menerima penghargaan Karya Bakti, sedangkan Sidiq Sisidyanto mendapat penghargaan bagi Mabisa Pramuka NU Maarif.
Penghargaan juga diberikan kepada peserta terbaik Pramuka Garuda, yakni Abidzar Damar Anggaditomo dari Kwartir Ranting Ciputat sebagai peserta terbaik golongan Siaga, Aliya Ainur Rokhmah dari Kwartir Ranting Pamulang sebagai peserta terbaik golongan Penggalang, serta Ataya Fikri Rizqullah dari Kwartir Ranting Ciputat sebagai peserta terbaik golongan Penegak.
Selain itu, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang Selatan memberikan apresiasi kepada peserta Jambore Nasional Kontingen Cabang Kota Tangerang Selatan, Shelaaqya Keynara Jumaloto dan Zarwin. Apresiasi juga diberikan kepada peraih Jambore Nasional 2026 Activity Award – Best Content Challenge sebagai bentuk penghargaan atas prestasi dan kontribusi dalam kegiatan kepramukaan./h3n


