10 Muharram 1442 H: Guru, Staf dan Kasek SDN 02 Jurtim Berbagi Kepada Yatim, Piatu dan Dhuafa

Tangsel, Terasbanten.id – Kepala SDN Jurtim 02, Hj.Aminah.S,Pd secara simbolis menyerahkan santunan kepada siswa yatim dan piatu. Kegiatan ini terkait 10 Muharram atau yang dikenal dengan Lebaran Anak Yatim, namun penyerahan santunan dihari ke-8 Muharram 1442 Hijriah. Puluhan anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa di sekitar lingkungan SDN Jurang Mangu Timur 02, Kelurahan Jurang Mangu Timur Kecamatan Pondok Aren memperoleh santunan berupa bingkisan sembako.
Kegiatan tersebut diselenggaran SDN Jurang Mangu Timur 02 terkait 10 Muharram 1442 Hijriah. Santunan diberikan Hari Jumat 28/2020
Penerima santunan, yatim sebanyak 16 anak, piatu 5 anak, kemudian 14 kaum dhuafa yang merupakan warga di sekitar sekolah.
Sa,adih selaku panitia mengatakan, kegiatan aksi sosial yang diselenggarakan di sekolahnya sudah di Agendakan secara rutin setiap tahunnya, penyelenggaraan santunan pada tahun Baru Islam 1442 Hijriah, tepatnya 10 Muharram.
Santunan, lanjut dia, diberikan kepada siswa yatim dan piatu, serta anak-anak yatim lainnya diluar sekolah, termasuk dhuafa. Santunan yang diberikan berupa sembako dan Uang dalam Bentuk Amplop.
“Jadi, kegiatan aksi sosial yang digulirkan di sekolah ini merupakan kegiatan rutin dengan harapan siswa yatim piatu serta kaum dhuafa bisa menikmati kebahagiaan di bulan Muharram ini,” ujarnya, kepada Teras Banten.Id, Jumat (28/2020),
Adapun sumber dana santunan, dijelaskannya, dari Bantuan Dari Para Orang Tua Murid, uang infaq para guru, staf sekolah, siswa SDN Jurang Mangu Timur 02. Infaq itu dikumpulkan sejak beberapa waktu lalu, kemudian dibelikan sembako untuk kegiatan sosial.
“Kami juga bersyukur aksi sosial bisa dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Hal ini terselenggara karena adanya kerjasama yang baik antara guru, staf, kepada sekolah, termasuk siswa dan komite di sekolah ini,” ujarnya.
Kepala SDN Jurang Mangu Timur 02, Hj.Aminah.S,Pd. mengakui santunan yang diberikan kepada anak-anak yatim piatu dan dhuafa merupakan program sekolah yang dilaksanakan setiap awal Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, secara kebetulan tepat 10 Muharram disunnahkan untuk memberikan santunan kepada anak-anak yatim serta mengusap kepalanya.
“InsyaAllah dengan santunan yang diberikan akan memberikan manfaat bagi para siswa yatim dan piatu untuk kebutuhan mereka,” ujarnya.
Kegiatan ini, sambung Hj.Aminah.S,Pd, tidak hanya dilakukan pada bulan Muharram, termasuk juga menjelang Idul Fitri, kegiatan sosial juga diberikan kepada yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
Dengan kegiatan ini, lanjut Hj.Aminah.S,Pd, sesungguhnya memberikan pembelajaran kepada siswa untuk berbagi, sehingga kedepan nanti mereka akan melakukan aksi yang sama, menyantuni orang-orang yang kurang mampu, sehingga rejeki yang diterima bisa dinikmati oleh orang lain walaupun nilinya tak banyak. (Mulyadi Ompong)




