
TERASBANTEN.ID, TANGSEL,-Kabar gembira bagi warga Tangerang Selatan! Pembangunan jalur MRT yang menghubungkan Lebak Bulus, Jakarta dengan Serpong, Tangsel, terus menunjukkan progres signifikan. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, memastikan bahwa pembahasan intensif bersama PT MRT Jakarta dan Pemda DKI Jakarta terus berjalan untuk memfinalisasi rute proyek ini.
“Pembahasan terus dilakukan untuk memantapkan dan memfinalkan trase MRT ke Tangsel,” ujar Benyamin seusai menghadiri peluncuran program Makan Bergizi Gratis di SKH 01 Pondok Aren, Senin (28/4).
Terkait pembiayaan, Benyamin menegaskan bahwa Pemkot Tangsel menyerahkan sepenuhnya kepada PT MRT Jakarta dan Pemda DKI Jakarta, mengingat keterbatasan APBD Tangsel dalam mendukung proyek raksasa ini.
“Soal skema pembiayaan, kami serahkan kepada MRT Jakarta dan Pemda DKI. Fokus kami saat ini adalah menentukan titik utama stasiun di Tangsel. Harapannya, pembiayaan bisa sepenuhnya melalui swasta, karena APBD kami tidak sanggup menopang investasi sebesar ini,” jelasnya.
Benyamin optimistis, seluruh proses pembangunan MRT ini dapat rampung hingga tahun depan, sejalan dengan target RPJMN 2025 pemerintah pusat. Dengan begitu, operasional MRT di Tangsel diharapkan bisa segera dinikmati warga.
“Semoga tahun ini atau paling lambat tahun depan sudah bisa beroperasi,” harapnya.
Menurut Benyamin, kebutuhan akan moda transportasi massal seperti MRT sangat mendesak, mengingat tingginya mobilitas warga Tangsel, termasuk yang setiap hari beraktivitas di Jakarta.
“Saat ini saja, ada sekitar 200 ribu warga Tangsel, terutama dari Serpong, Ciputat, dan Pondok Aren, yang berangkat ke Jakarta setiap harinya,” ungkapnya.
Proyek MRT ini rencananya akan melintasi sejumlah wilayah strategis di Tangsel, yakni Serpong, Pondok Aren, Pondok Cabe, Ciputat, dan Bintaro.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menambahkan bahwa dari kajian sementara PT MRT Jakarta, ada dua koridor potensial yang akan dibangun: koridor utara dan koridor selatan.
“Koridor utara akan melintasi Pondok Aren menuju Serpong, sementara koridor selatan melalui Ciputat dan Pondok Cabe. Keduanya akan terhubung dengan stasiun utama di Lebak Bulus, Jakarta Selatan,” jelas Pilar.
Ia menuturkan, saat ini Pemkot masih mengkaji pilihan rute terbaik, antara melewati Pondok Cabe atau Bintaro, untuk menentukan jalur yang paling cepat dan efisien.
“Mudah-mudahan, dua koridor ini bisa dibangun bersamaan. Ini akan berdampak besar pada peningkatan konektivitas dan perekonomian Tangsel,” pungkas Pilar.
Dengan kehadiran MRT di Tangsel, warga semakin memiliki pilihan transportasi yang cepat, nyaman, dan terintegrasi. Sebuah langkah besar menuju kota modern dan berkelanjutan! H3n



