NEWS

Benyamin Davnie Paparkan Program Strategis Tangsel dalam Rapat Paripurna DPRD

Terasbantenmid, Tangerang Selatan – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program strategis nasional dan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangsel, di mana ia menguraikan berbagai program unggulan yang akan menjadi fokus pembangunan lima tahun ke depan. Kamis(05/03).

“Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dicanangkan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tangerang Selatan harus menjadi kota yang lebih maju, nyaman, dan berdaya saing tinggi,” ujar Benyamin Davnie.

Dalam pidatonya, ia mengungkapkan lima program strategis nasional yang akan diterapkan di Tangsel:

1. Program makan bergizi gratis, yang bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah.

2. Program pemeriksaan kesehatan gratis, sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan kesehatan yang lebih merata.

3. Pembangunan instalasi pengelolaan sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan, guna mengatasi permasalahan sampah secara berkelanjutan.

4. Pembangunan MRT Lebak Bulus – Serpong, untuk meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan di wilayah perkotaan.

5. Pembangunan TPST Regional Tangerang Raya, agar pengelolaan sampah di kawasan ini lebih efektif dan efisien.

Benyamin menegaskan bahwa infrastruktur perkotaan juga menjadi perhatian utama. “Kami tidak hanya fokus pada transportasi dan pengelolaan sampah, tetapi juga pada infrastruktur dasar seperti drainase dan pengelolaan air limbah. Pembangunan saluran pembuangan air limbah regional serta peningkatan ketahanan banjir akan kami optimalkan agar risiko banjir di Tangsel dan sekitarnya bisa diminimalisir,” jelasnya.

Menurutnya, risiko banjir dengan siklus ulang 25-50 tahunan harus diantisipasi dengan perencanaan yang matang. “Kita tidak bisa lagi hanya menunggu solusi jangka pendek. Kota ini harus memiliki sistem drainase dan pengelolaan banjir yang benar-benar siap menghadapi tantangan ke depan,” tambahnya.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya percepatan penyusunan RPJMD 2025-2029 sesuai dengan amanat Permendagri No. 86 Tahun 2017. “RPJMD harus ditetapkan menjadi peraturan daerah dalam enam bulan setelah kepala daerah dilantik. Karena itu, kami melalui Bappelitbangda telah mulai menyusunnya dan akan segera menggelar konsultasi publik pada minggu keempat Maret 2025,” ujar Benyamin.

Ia berharap DPRD serta masyarakat bisa berperan aktif dalam proses penyusunan RPJMD ini. “Kami butuh masukan dari berbagai pihak agar RPJMD yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan warga Tangsel,” katanya.

Benyamin juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pembangunan daerah. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk memastikan pembangunan Kota Tangsel berjalan optimal,” tegasnya.

Mengakhiri pidatonya, ia menekankan visi besar pembangunan daerah. “Kota Tangerang Selatan memiliki potensi besar untuk berkembang lebih maju. Dengan kolaborasi yang baik, kerja keras, dan inovasi, kita bisa menjadikan Tangsel sebagai kota modern yang sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya. H3n

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button