
TERASBANTEN.ID, TANGSEL,- Sebagai calon Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 1, Benyamin Davnie membagikan pandangannya mengenai masa cuti kampanye dan rencana ke depan untuk kota yang dinamis ini. Dalam wawancara eksklusif, Davnie mengungkapkan prioritas kampanye serta visi pembangunan jangka panjang yang ditawarkan kepada masyarakat Tangsel. Selasa (24/09).
Ketika ditanya mengenai rencana pada hari pertama cuti, Davnie menjelaskan bahwa ia akan mengikuti arahan tim kampanyenya untuk memastikan kampanye berjalan sesuai aturan.
“Hari pertama cuti saya nanti diaturkan oleh tim kampanye, saya harus kampanye ke mana karena kampanye itu harus dilaporkan,” ujar Davnie.
Ia juga menekankan pentingnya keamanan dan keteraturan dalam pelaksanaan kampanye, mengikuti prosedur dan arahan yang ditetapkan.
Benyamin Davnie, yang berpasangan dengan wakilnya Pilar Saga Ihsan, menawarkan berbagai program kerja yang bertujuan untuk menjadikan Tangerang Selatan sebagai kota dengan kualitas hidup yang semakin baik. Fokus utama mereka adalah peningkatan di berbagai bidang, termasuk ekonomi, sosial, seni, budaya, serta pembangunan berkelanjutan.
“Saya tawarkan program kepada masyarakat pemilih di Tangerang Selatan untuk lima tahun ke depan, dengan beberapa indikator utama seperti kependudukan, pertumbuhan ekonomi, serta aspek sosial dan budaya,” kata Davnie.
Ia menegaskan bahwa dalam lima tahun ke depan, Tangerang Selatan harus menjadi kota yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki hunian berkualitas yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.
“Tangsel harus menjadi kota yang berkelanjutan dan inovatif, baik dari sisi ekonomi, sosial, seni, dan budaya,” tambahnya.
Davnie juga menekankan bahwa program-program yang ditawarkan telah dirancang agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), sehingga selaras dengan visi pembangunan daerah dan nasional.
Selama masa kampanye yang akan berlangsung selama dua bulan ke depan, Davnie mengungkapkan bahwa ia akan mengunjungi setidaknya tujuh titik setiap hari untuk bertemu dengan masyarakat dan memperkenalkan program-programnya.
“Minimal satu hari tujuh titik, saya akan berbagi dengan Pak Pilar ke mana saja titiknya,” jelas Davnie.
Kampanye besar yang melibatkan lebih dari seribu orang akan dibatasi hingga pukul 17.00, sementara kampanye dalam bentuk pertemuan kecil bisa dilakukan pada malam hari. Hal ini untuk menjaga ketertiban dan memastikan kegiatan kampanye tetap aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Fokus utama kampanye Benyamin Davnie berada di wilayah Pamulang dan Pondok Aren, dua kecamatan yang memiliki jumlah pemilih terbesar di Tangerang Selatan. Wilayah ini dianggap strategis karena memiliki dampak besar terhadap hasil pemilihan.
“Kami konsentrasi di Kecamatan Pamulang dan Pondok Aren, karena jumlah pemilihnya paling besar,” ujar Davnie.
Selain itu, wilayah perbatasan dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya seperti DKI Jakarta juga akan mendapatkan perhatian khusus dalam strategi kampanye mereka. Davnie berharap dengan pendekatan kampanye yang terstruktur dan program kerja yang fokus pada kesejahteraan masyarakat, ia dapat meraih dukungan kuat dari pemilih di Tangerang Selatan.
Dengan visi pembangunan yang jelas dan program yang konkret, Benyamin Davnie optimis dapat membawa Tangerang Selatan ke arah yang lebih baik di masa depan./ H3n.


