NEWS

Cuaca Ekstrem Guncang Tangsel: 39 Pohon Tumbang, Dua Reklame Ambruk, Warga Luka-Luka

TERASBANTEN.ID, TANGSEL,- Cuaca ekstrem melanda Kota Tangerang Selatan pada Selasa (7/10/2025) siang. Hujan deras disertai angin kencang yang berhembus hingga 90 kilometer per jam menyebabkan sedikitnya 39 titik pohon tumbang dan dua papan reklame raksasa roboh di kawasan Ciputat. Sejumlah rumah warga dilaporkan rusak, sementara tiga orang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung selama kurang lebih satu jam. Hujan deras disertai angin kencang melanda hampir seluruh wilayah Tangsel, mulai dari Serpong, Pamulang, Ciputat, Pondok Aren hingga Setu. Akibatnya, selain pohon tumbang, sejumlah tiang listrik, papan informasi, dan marka jalan turut roboh.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Selatan, Essa Nugraha,  menyebutkan bahwa fenomena cuaca kali ini tergolong ekstrem. Menurutnya, kecepatan angin yang mencapai 26–90 km/jam menjadi faktor utama penyebab banyaknya kerusakan di lapangan. “Ini termasuk hujan dengan intensitas lebat dan kecepatan angin yang tinggi. Saat ini tim kami masih melakukan inventarisasi data di lapangan,” ujar Essa kepada wartawan.

BPBD mencatat, titik pohon tumbang tersebar di berbagai lokasi, antara lain depan Solaria Ciater, Jalan Ambon dan Jalan Jawa Nusaloka, Jembatan Rawabuntu BSD, Komplek Alvita Ciputat, Villa Dago Pamulang, hingga kawasan Islamic Center BSD. Petugas gabungan dari BPBD, DLH, Dishub, PLN, dan Satpol PP telah diterjunkan untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon yang menghalangi jalan.

Selain pohon tumbang, dua papan reklame berukuran besar di kawasan Kampung Serua Poncol, Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat juga dilaporkan roboh akibat terjangan angin kencang. Peristiwa ini menimpa sejumlah rumah warga dan menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka.

Reklame pertama berukuran 10 x 20 meter dengan tinggi 15 meter, berdiri di atas lahan milik Ibu Susi.  Saat kejadian, papan reklame tersebut menimpa sembilan rumah warga, Dan korban remaja bernama Yusuf Arasya (16) mengalami luka akibat tertimpa material besi dan telah dilarikan ke RS IMC untuk perawatan.

Tak jauh dari lokasi tersebut, billboard kedua berukuran 8 x 16 meter juga ikut roboh dan menimpa empat rumah warga. Korban luka dalam kejadian ini yakni Ibu Saodah (27) dan putrinya Desha (1,5 tahun). Keduanya juga telah mendapat penanganan medis di RS IMC Ciputat.

Dari hasil pendataan sementara, diketahui bahwa kedua papan reklame itu tidak memiliki izin lingkungan, dan hanya menyewa lahan warga sebagai tempat berdiri. Petugas BPBD bersama aparatur kelurahan dan kepolisian kini tengah melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian.

“Untuk dua reklame besar di Sawah Baru, kami pastikan tidak memiliki izin lingkungan. Saat ini fokus kami adalah evakuasi material dan membantu warga terdampak,” tegasnya.

BPBD Tangsel mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga diminta segera melapor apabila menemukan pohon rawan tumbang, tiang miring, atau reklame besar yang tidak terawat di lingkungannya.

“Kami mengimbau warga untuk waspada dan melapor segera jika ada kondisi berbahaya. Tim siaga kami akan bergerak cepat bersama dinas terkait,” tutup Essa /H3n. 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button